Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kondisi ekonomi Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto, meyakinkan bahwa ekonomi Indonesia solid dan menunjukkan tren positif. Laporan tersebut disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Keyakinan Purbaya didasarkan pada data Februari 2026 yang menunjukkan akselerasi aktivitas ekonomi. Purchasing Managers’ Index (PMI) Februari mencapai 53,8, menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan mengindikasikan pertumbuhan kuat di sektor manufaktur. Penjualan mobil pada Februari 2026 juga mengalami pertumbuhan signifikan, yaitu sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks Keyakinan Konsumen menunjukkan angka positif 125,2 pada Februari 2026, menandakan daya beli masyarakat yang membaik. Purbaya menjelaskan, inflasi Februari tercatat 4,76 persen secara tahunan, sebagian besar disebabkan oleh efek diskon tarif listrik tahun sebelumnya. Tanpa subsidi tersebut, inflasi diperkirakan hanya sekitar 2,59 persen.

Namun, survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menunjukkan pandangan berbeda. Hampir separuh ekonom yang disurvei (48 persen) menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih buruk dibandingkan kuartal sebelumnya. Laporan LPEM UI menyebutkan bahwa hasil survei ini konsisten dengan survei sebelumnya, menunjukkan kekhawatiran para ahli terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *