Padang – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana hidrologi di Sumatera Barat,Rabu (3/12/2025). Bantuan berupa telur, susu, beras, dan air mineral diserahkan langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Unit PT Japfa Comfeed Sumbar, Andriawan Yudihananto, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar.
Bantuan yang diberikan meliputi 30 ribu butir telur, 50 dus susu Real Goods, 100 karung beras kemasan 10 kilogram, dan 20 dus air mineral kemasan 330 ml.
Gubernur Mahyeldi mengapresiasi kepedulian JAPFA di masa sulit bagi masyarakat Sumbar. Dia menyebut dukungan dunia usaha sangat membantu pemerintah dalam penanganan dampak bencana.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat, kami sangat berterima kasih kepada Japfa comfeed,” kata Mahyeldi.
mahyeldi menambahkan, bantuan pangan seperti telur, susu, dan beras sangat dibutuhkan masyarakat di titik pengungsian. “Ini bentuk nyata kolaborasi yang harus terus diperkuat,” ujarnya.
kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Sukarli, juga mengapresiasi kontribusi JAPFA. Menurutnya, bantuan telur sangat relevan untuk kebutuhan gizi masyarakat terdampak, terutama anak-anak dan lansia di pengungsian.
Seluruh bantuan akan disalurkan ke Posko Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat untuk didistribusikan ke kabupaten/kota terdampak.
Pada hari yang sama, PT Japfa juga menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Padang Pariaman.
Humas PT Japfa, Yosi Puspa Sari, menyerahkan bantuan berupa 15.000 butir telur, beras 100 karung, air mineral 40 dus, susu Real Good 50 dus, sarung 100 pcs, serta pakaian bekas layak pakai 4 dus kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, di pendopo Rumah Bupati.
“Bantuan yang kami serahkan ini sebagian juga berasal dari support mitra peternak PT Japfa,” kata Andriawan.
Bantuan kemanusiaan dari PT Japfa Comfeed ini menjadi bagian dari solidaritas berbagai pihak untuk membantu pemulihan Sumatera Barat pasca bencana hidrologi.











