Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau gedung baru Rumah Sakit Umum Bunda padang, Jumat (3/7/2026), sekaligus menyaksikan penerapan sistem bedah robotik pertama di Sumbar. kehadiran teknologi itu dinilai menjadi tonggak baru dalam peningkatan layanan kesehatan di daerah.

Dalam kunjungan tersebut,Mahyeldi melihat langsung sejumlah fasilitas yang mulai beroperasi,mulai dari ruang rawat inap,ruang Intensive Care Unit (ICU),hingga ruang operasi yang telah dilengkapi teknologi bedah robotik. seluruh fasilitas itu merupakan bagian dari pengembangan layanan RSU Bunda Padang yang sebelumnya diresmikan sehari sebelumnya.Mahyeldi mengapresiasi inovasi yang dilakukan rumah sakit tersebut. Menurut dia, pemanfaatan teknologi bedah robotik dapat meningkatkan ketepatan tindakan, menekan risiko medis, dan mempercepat pemulihan pasien.

“Teknologi ini akan membuat tindakan operasi menjadi lebih mudah, lebih detail, dan berbagai risiko dapat diminimalkan. Yang paling penting, masa pemulihan pasien menjadi jauh lebih cepat sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dalam waktu yang lebih singkat,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap layanan bedah robotik tersebut dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Sumbar yang selama ini kerap berobat ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa. Menurut dia,keberadaan fasilitas itu menunjukkan Sumbar mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang kompetitif dan berstandar internasional.

Mahyeldi juga menyoroti kenyamanan gedung baru RSU Bunda Padang bagi pasien dan keluarga. Ia menyebut fasilitas di dalamnya dirancang dengan standar kenyamanan tinggi.

“Gedung baru ini memiliki fasilitas yang sangat nyaman. Kamar-kamarnya memiliki standar kenyamanan layaknya hotel berbintang sehingga diharapkan mampu memberikan suasana yang lebih baik bagi proses penyembuhan pasien,” katanya.

Selain itu, ia mendorong rumah sakit lain di Sumbar untuk meningkatkan mutu layanan melalui kerja sama antarrumah sakit, penguatan kompetensi tenaga kesehatan, dan perluasan pelatihan medis demi memperkuat kualitas layanan kesehatan di daerah.

Direktur RSU Bunda Padang dr. Helgawati mengatakan pengoperasian gedung baru menjadi langkah penting dalam pengembangan rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Ia menjelaskan, gedung rawat inap yang mulai dibangun sejak 2025 itu dilengkapi fasilitas diagnostik modern, ruang operasi berteknologi tinggi untuk layanan bedah robotik, serta kapasitas awal 59 tempat tidur. kapasitas itu akan ditingkatkan bertahap hingga mendekati 170 tempat tidur sesuai kebutuhan masyarakat.

RSU Bunda Padang juga menambah ruang ICU baru dengan kapasitas 12 tempat tidur yang dilengkapi ventilator.Fasilitas tersebut memungkinkan rumah sakit menangani lebih banyak pasien kritis secara mandiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini menyebut kehadiran teknologi bedah robotik sebagai langkah strategis untuk menjawab keterbatasan dokter spesialis dan pemerataan teknologi kesehatan di Indonesia. Ia menilai teknologi bedah minimal invasif itu tidak hanya mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga membuka peluang penerapan telerobotic surgery atau operasi jarak jauh antarkota pada masa mendatang.

Sejumlah tokoh turut mendampingi Mahyeldi dalam peninjauan tersebut,di antaranya Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk Retno Marsudi, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk drg. Arianti Anaya, MKM, Direktur Utama PT Bundamedik Tbk Agus Heru Darjono, Direktur RSU Bunda Padang dr. Helgawati, MM, serta ietje Rizal Sini bersama keluarga besar pendiri BMHS.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.