Tanah Datar – DPD Alliance of Industry Tour and Travel Agencies (AITTA) Sumatera Barat menetapkan lima program strategis untuk memperkuat sektor pariwisata daerah melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang berlangsung di Tan Kayo Eco Park Syariah, Danau Singkarak, Kabupaten Tanah datar, pada 20-21 Juli 2026.
Rakerda yang mengusung tema “Kuat karena Bersama, Hebat karena Kolaborasi, dan juara karena Inovasi” itu diikuti 36 perusahaan biro perjalanan wisata dari total 70 anggota DPD AITTA sumatera Barat. Forum ini menjadi ruang untuk merumuskan arah kebijakan organisasi sekaligus mempererat kerja sama antarpelaku industri pariwisata.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Tanah Datar, Renti Emelia, S.S., M.M., dan ditutup oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, dr. Lila Yanwar, MARS.
Dalam sambutannya,Lila Yanwar mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Rakerda I dan menyambut baik lima program strategis yang dihasilkan. Menurut dia, seluruh program itu sejalan dengan kebijakan pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan daya saing destinasi, memperluas jaringan pemasaran, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.
“Program-program yang dirumuskan AITTA memiliki arah yang sama dengan upaya pemerintah dalam membangun pariwisata Sumatera Barat yang lebih kompetitif. Kami berharap seluruh program ini dapat segera diimplementasikan secara konsisten sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Lima program strategis yang disepakati meliputi penyelenggaraan AITTA Travel Mart sebagai ajang promosi dan transaksi bisnis pariwisata, pengembangan Singkarak Water Sport Event menjadi kalender event unggulan, penguatan Wellness Tourism Sumatera Barat, pelaksanaan promosi bersama seluruh anggota AITTA, serta partisipasi dalam berbagai Travel Mart di Riau, Batam, dan Malaysia untuk memperluas pasar wisata.
Selain program kerja tersebut, peserta Rakerda juga menyepakati penyelenggaraan AITTA Tourism Awards sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri pariwisata yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan sektor ini. Penghargaan akan diberikan dalam sejumlah kategori, mulai dari akomodasi, destinasi, objek wisata, pemandu wisata, atraksi wisata, hingga media sosial pariwisata.
Dalam forum yang sama, peserta menetapkan Zuhrizul, S.E. sebagai AITTA Tourism Inspiration man atas dedikasi dan kontribusinya dalam menginspirasi pengembangan pariwisata Sumatera Barat.
Rakerda turut membentuk kepengurusan AITTA Travel Mart dengan menunjuk M.H. Risbon Antoni sebagai ketua, didampingi Subari sebagai sekretaris dan Riance sebagai bendahara. Kepengurusan ini diberi mandat menyiapkan pelaksanaan AITTA Travel Mart 2026.
Agenda tersebut menargetkan kehadiran 40 buyer mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan Thailand, serta 40 buyer domestik dari Riau, kepulauan Riau, dan Jambi. Melalui skema business matching antara buyer dan seller, kegiatan itu diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan transaksi bisnis pariwisata, dan mendorong kunjungan wisatawan ke sumatera Barat.
Ketua DPD AITTA Sumatera Barat, Arlan Dikusnata, S.E., menegaskan tema Rakerda bukan sekadar slogan, melainkan komitmen organisasi dalam membangun kolaborasi untuk memajukan pariwisata.
“Kami percaya keberhasilan hanya dapat diraih melalui kebersamaan dan kolaborasi yang kuat. Dengan sinergi antara pelaku industri, pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat serta didukung inovasi yang berkelanjutan, Sumatera Barat akan semakin mampu bersaing sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat nasional maupun internasional. hasil RAKERDA ini menjadi langkah nyata AITTA menghadirkan program-program yang berdampak bagi kemajuan industri pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Arlan.
Pada penutupan kegiatan, DPD AITTA Sumatera Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Rakerda, terutama Tan Kayo eco Park Syariah sebagai tuan rumah dan sponsor utama, Sutan Raya sebagai sponsor transportasi, serta Rumah Makan Baramas sebagai sponsor konsumsi.
Penghargaan juga diberikan kepada seluruh anggota AITTA dan panitia pelaksana atas dedikasi dan partisipasi aktif selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
DPD AITTA Sumatera Barat optimistis lima program strategis itu akan memperkuat ekosistem industri pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, memperluas peluang usaha, serta memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan semangat “Kuat karena Bersama, Hebat karena Kolaborasi, dan Juara karena Inovasi,” AITTA Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pariwisata Sumatera Barat yang maju, berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.











