Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Bank Nagari dan PT Muda Medika Mandiri sekaligus meresmikan PEC Premium Clinic di Rumah Sakit Padang Eye Center, Jalan Khatib Sulaiman, padang, Kamis (23/7/2026).Kerja sama tersebut diteken Direktur utama PT Muda Medika Mandiri dr. Heksan, SpM(K), dan Direktur Utama PT Bank nagari Gusti Candra. Mahyeldi hadir langsung dalam agenda tersebut.

Mahyeldi menilai kolaborasi antara dunia usaha dan perbankan menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan daerah, termasuk mendorong peningkatan layanan kesehatan di Sumatera Barat.

“Pemerintah tidak bisa membangun sendiri. Dunia usaha membutuhkan kerja sama, begitu juga perbankan. Ketika kita bersatu dan saling menguatkan,maka pembangunan akan berjalan lebih cepat,” kata Mahyeldi.

Ia menyebut sinergi Bank Nagari dan Padang eye Center layak menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya. Menurut dia, kerja sama seperti itu tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mahyeldi juga berharap kehadiran PEC Premium Clinic menjadi awal dari pengembangan layanan kesehatan yang lebih modern dan profesional.

“Semoga Padang Eye Center terus berkembang, memperluas layanan, dan kerja sama dengan Bank Nagari semakin kuat sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

dalam kesempatan itu, Mahyeldi mengingatkan pentingnya menjaga persatuan saat membangun daerah. Ia menilai semangat kebersamaan harus terus dipelihara agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan kepentingan.

“Rasulullah mengajarkan bahwa berjamaah itu rahmat. Karena itu kita harus terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, dan menghindari perpecahan. Dengan kebersamaan, Sumatera Barat akan semakin maju,” tegasnya.

Sementara itu, Gusti Candra mengatakan hubungan Bank Nagari dan Padang Eye Center sudah terjalin sejak 2010 dan terus berkembang hingga kini.

Ia menyebut nilai kerja sama kedua institusi telah mencapai Rp140 miliar. Menurutnya, angka itu menunjukkan kuatnya kepercayaan yang terbangun selama bertahun-tahun.

“Nilai kerja sama kita saat ini mencapai Rp140 miliar. Ini menunjukkan besarnya kepercayaan Padang Eye Center kepada Bank Nagari dan sebaliknya. Kami siap terus meningkatkan kolaborasi ke depan,” ujar Gusti.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pembiayaan pengembangan rumah sakit. Kolaborasi itu juga meliputi layanan payroll bagi sekitar 160 karyawan, pembayaran non-tunai melalui QRIS Bank Nagari, pengembangan layanan digital rumah sakit berbasis host-to-host, penyediaan produk pembiayaan khusus bagi dokter dan karyawan, serta penempatan mesin ATM di lingkungan rumah sakit.

Gusti menegaskan, sinergi itu membuktikan dua institusi asal Sumatera Barat mampu membangun kekuatan ekonomi daerah melalui kerja sama berkelanjutan.

“Bank Nagari milik masyarakat Sumatera Barat, Padang Eye Center juga lahir dari Sumatera Barat. Kami ingin menunjukkan bahwa institusi lokal mampu tumbuh besar melalui kolaborasi dan menjadi contoh penguatan ekonomi serta keuangan syariah di daerah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, dr. Heksan mengapresiasi dukungan Bank Nagari yang menurutnya berperan besar dalam perjalanan pengembangan Padang Eye Center sejak awal berdiri.

Ia menyampaikan, dukungan pembiayaan dari Bank Nagari menjadi solusi ketika rumah sakit menghadapi tantangan dalam pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan.“Bank Nagari menjadi mitra strategis kami sejak awal. Dukungan pembiayaan yang diberikan menjadi salah satu faktor penting sehingga Padang Eye Center dapat terus berkembang hingga hari ini,” ungkap dr. Heksan.

Ia berharap kerja sama yang semakin luas itu dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat transformasi digital rumah sakit, dan menghadirkan layanan kesehatan premium yang semakin mudah diakses masyarakat Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *