Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumbar Tahun 2026 di auditorium gubernuran pada Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 54 putra-putri terbaik dari berbagai daerah di Sumbar mengikuti pelatihan intensif sebagai persiapan pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat provinsi.
Mahyeldi menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Ia menyebut kegiatan ini sebagai sarana penting untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan jiwa kebangsaan generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa. “Saya berharap dari Paskibraka inilah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan seperti tokoh bangsa, menteri, gubernur bahkan Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.Gubernur juga mengapresiasi para peserta yang berhasil lolos seleksi ketat dan berjenjang. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan disiplin dan integritas tinggi. Diklat ini bertujuan meningkatkan kualitas fisik, mental, serta karakter peserta agar mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan baik.
Lebih lanjut Mahyeldi mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya berhenti pada pelaksanaan upacara kenegaraan saja. Nilai tersebut harus menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari sebagai pribadi disiplin serta peduli terhadap bangsa dan negara. Ia juga mengajak para peserta meneladani semangat perjuangan para pahlawan terdahulu yang telah berkontribusi besar bagi perjalanan bangsa Indonesia.
Sementara itu kepala Bidang ideologi Wawasan kebangsaan dan Karakter bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi sumbar donny Rahma Saputra menjelaskan bahwa diklat dilaksanakan sesuai Peraturan Presiden nomor 51 Tahun 2022 tentang Programme Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta ketentuan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Donny menyampaikan bahwa ke-54 peserta merupakan hasil seleksi ketat mulai dari administrasi hingga penelusuran rekam jejak sesuai standar nasional program Paskibraka. Diklat berlangsung sejak 1 hingga 18 Agustus 2026 dengan materi pembinaan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, revolusi mental hingga praktik langsung pengibaran bendera merah putih sebagai persiapan menghadapi upacara HUT RI ke-81 tingkat provinsi.
Melalui pendidikan intensif ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap lahir generasi muda tidak hanya mampu menjalankan tugas protokoler secara prima tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan serta agen pemersatu sekaligus penggerak kemajuan daerah maupun bangsa secara luas.










