Padang – DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-81 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Sumbar, Kamis (1/10/2026).
Agenda tersebut menjadi sarana refleksi atas capaian pembangunan serta tantangan strategis yang dihadapi daerah ke depan.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini merupakan momentum untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan para pendahulu.
Menurut Muhidi, kemajuan Sumatera Barat saat ini merupakan fondasi yang dibangun oleh para ulama, intelektual, ninik mamak, bundo kanduang, hingga pejuang bangsa.
Ia menyatakan bahwa masa lalu dengan teladan kepemimpinan adalah pijakan untuk melangkah sekaligus memberikan arah bagi perjalanan masa depan.
Dalam paparannya, Muhidi menyoroti keberhasilan daerah yang mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,27 atau peringkat keenam secara nasional.
Selain itu, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 tercatat 5,27 persen dengan Indeks Gini di angka 0,285 yang mencerminkan ketimpangan pendapatan relatif rendah.
Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak berpuas diri karena masih terdapat tantangan terkait kapasitas fiskal dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Berdasarkan data BPS, ekonomi Sumbar pada triwulan II 2026 tumbuh 4,54 persen secara tahunan, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka pada Februari 2026 turun menjadi 5,51 persen.
Mahyeldi juga menggarisbawahi pentingnya mitigasi bencana sebagai prioritas pembangunan mengingat karakteristik wilayah Sumbar yang memiliki risiko hidrometeorologi tinggi.
Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar pembangunan ekonomi dan ketangguhan terhadap bencana dapat berjalan beriringan.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Duta Besar Palestina, Duta Besar Belarusia, serta jajaran kepala daerah se-Sumatera Barat.










