Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memulai penjualan tiket kereta api untuk keberangkatan H-1 Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026, mulai hari ini, Selasa, 3 Februari 2026. Informasi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api.
Sebelumnya, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 20.913 tiket untuk keberangkatan H-2 Lebaran atau Kamis, 19 Maret 2026, telah habis terjual pada 2 Februari 2026. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan.
"Kami mendorong masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih cukup besar," ujar Feni. Ia menambahkan, H-1 Lebaran bertepatan dengan cuti bersama dan akhir pekan panjang, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah penumpang.
KAI menyarankan calon penumpang untuk memastikan tanggal keberangkatan, koneksi internet stabil, dan memeriksa ketersediaan tiket secara berkala. "Jika tiket pada tanggal favorit habis, masyarakat dapat memilih tanggal sebelum atau sesudahnya atau memanfaatkan kereta persambungan melalui fitur Connecting Train di aplikasi resmi Access by KAI," jelas Feni.
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi KAI. Hal ini bertujuan untuk menghindari praktik penjualan ilegal atau biaya tambahan yang tidak wajar.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka bertahap sejak 25 Januari 2026 untuk keberangkatan H-10 hingga H+10 Lebaran pada 1 April 2026. "KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen memberikan pelayanan aman, nyaman, dan tepat waktu selama Angkutan Lebaran 2026," pungkas Feni.










