Pesisir Selatan – Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Derry Indra, turun langsung ke Kecamatan Linggo Sari Baganti pada Sabtu (13/9/2025) setelah insiden pembakaran kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pembakaran diduga dilakukan oleh oknum nelayan.

Pertemuan dengan masyarakat digelar di Aula Polsek Linggo Sari Baganti.

Kapolres Derry mengapresiasi masyarakat dan nelayan yang telah menyelamatkan ABK kapal patroli. Namun,ia juga menyayangkan tindakan pembakaran kapal tersebut.”Kita harus sama-sama menjaga situasi Kamtibmas. Kita sepakat mengutuk tindakan anarkis pembakaran kapal, karena perbuatan itu tidak dibenarkan,” tegas Kapolres Derry.

Polres Pesisir Selatan akan mengedepankan pembinaan,namun penegakan hukum dan penyelidikan tetap berjalan.

“Kami mengimbau masyarakat dan nelayan di Kecamatan Linggo Sari Baganti, camat dan Wali Nagari ikut menjaga keamanan. Jauhkan perbuatan anarkis,” imbau Kapolres.Wali Nagari Pasar Lama Muaro Air Haji, Hanafi, mendukung pembinaan yang dilakukan Polres Pesisir Selatan. Ia juga menyayangkan tindakan kapal patroli yang mengejar kapal nelayan dari belakang.

“Kalau ingin mengambil alat tangkap pukat harimau, ambil saja, tidak usah mengejar seperti itu,” kata Hanafi.

Perwakilan pemilik bagan, Dedy Suhendra, menyatakan bahwa pembakaran kapal patroli KKP tidak dilakukan oleh warga Kampung Muaro Air Haji. Ia berharap ada solusi dari pihak terkait pasca kejadian ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *