Jakarta – Stasiun Gambir mengalami lonjakan signifikan pada arus mudik Lebaran 2026, Jumat (20/3/2026), atau H-1 Lebaran. Lebih dari 50 ribu penumpang tercatat berangkat dari Jakarta menggunakan jasa kereta api.

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat keberangkatan 50.636 penumpang dari Jakarta, sementara kedatangan tercatat sebanyak 18.162 penumpang.

Kepadatan di Stasiun Gambir dilaporkan melebihi hari sebelumnya. Ardi, petugas KAI Daop 1 Jakarta, mengonfirmasi peningkatan tersebut. "Kemarin saya dinas di sini, lebih ramai sekarang," ujarnya.

Mayoritas pemudik berasal dari Jakarta dan kota-kota penyangga seperti Tangerang. Stasiun Gambir melayani perjalanan kereta api kelas utama, termasuk eksekutif dan premium ekonomi.

Sejumlah pemudik memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk menghindari kemacetan dan mempersingkat waktu perjalanan.

Najwa, seorang mahasiswa asal Tangerang Selatan, memilih kereta api untuk mudik ke Surabaya bersama keluarganya. "Saya nyari yang enggak begitu capek. Kalau mobil bisa 12 jam, belum lagi kalau harus mampir di rest area," jelasnya.

Bahraim, seorang pegawai negeri asal Pamulang yang hendak mudik ke Madiun, Jawa Timur, mengungkapkan alasan serupa. Ia memilih kereta api untuk menghindari kemacetan dan cuaca ekstrem.

"Apalagi sekarang cuacanya ekstrem, kadang panas ekstrem. Jadi kami naik kereta saja," tutur Bahraim, yang mengaku telah memesan tiket dua bulan sebelumnya dan baru mendapat tiket untuk H-1 Lebaran.

PT KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 1.083.623 kursi selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, 767.829 tiket telah dipesan untuk periode 11 Maret-1 April 2026.

Franoto Wibowo, Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, menyatakan, "Rata-rata okupansi periode 11 Maret-1 April 2026 sebanyak 71 persen."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *