Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat menjadi mitra aktif dalam pembangunan daerah, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang membuat sejumlah sektor harus menerapkan efisiensi anggaran.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Dharmasraya, Medison, saat menghadiri pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I PCNU Kabupaten Dharmasraya masa khidmat 2026-2031 di Auditorium Dharmasraya, Senin (23/6). Medison hadir mewakili Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani.
Menurut Medison, organisasi sebesar Nahdlatul Ulama tidak cukup hanya berhenti pada semangat kebersamaan. Ia menegaskan, NU perlu menghadirkan kerja nyata melalui program yang terukur dan dievaluasi secara rutin agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“NU bukan hanya organisasi untuk menyatukan visi, tetapi harus bergerak ke dalam misi yang terukur dengan menghadirkan solusi nyata di tengah umat,” kata Medison.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Dharmasraya menyampaikan empat arahan kepada kepengurusan baru PCNU. Pertama, organisasi ini diminta memperkuat moderasi beragama sebagai perekat harmoni sosial di tengah masyarakat Dharmasraya yang majemuk.
Kedua, NU diharapkan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Ketiga, Pemkab meminta PCNU menjaga kesinambungan kaderisasi agar lahir generasi muda berakhlak dengan kapasitas kepemimpinan yang baik. Keempat, pemerintah daerah menyatakan siap mendukung PCNU dalam mewujudkan Dharmasraya yang religius, damai, dan berdaya saing.
Pada pelantikan itu, K.M. Syarwan Syarif ditetapkan sebagai Rais syuriyah dan A. Faizin sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2026-2031.Jajaran inti lainnya terdiri atas Bud Sukardi sebagai Katib Syuriyah, Hendri Yamtiko Jati sebagai Sekretaris, dan H. Haryanto sebagai Bendahara.
acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya, serta Pengurus Syuriah PWNU Sumatera Barat, KH.Bagus Budi. Pemerintah daerah menyatakan akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar PCNU dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah ke depan.











