Batusangkar – Menjawab keresahan warga terkait maraknya praktik asusila dan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten Tanah datar bersama unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat memperkuat komitmen moral melalui deklarasi penolakan perilaku menyimpang. Aksi yang berlangsung di Lapangan Cindua Mato, Minggu (5/7/2026) ini menjadi simbol perlawanan kolektif terhadap ancaman yang dianggap mencederai nilai-nilai adat dan agama di Luhak Nan Tuo.
Sebagai bentuk pakta integritas, seluruh elemen yang hadir membubuhkan tanda tangan pada kain putih panjang. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aduan masyarakat mengenai perilaku menyimpang yang dinilai mulai mengganggu ketertiban umum.
Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas sebagai langkah preventif. Ia memastikan aparat tidak akan membiarkan keresahan masyarakat terus berlanjut tanpa penanganan yang serius.
“Langkah preventif ini harus diambil demi menjaga ketertiban dan moralitas di tengah masyarakat Tanah Datar,” ujar Nur Ichsan.
Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menambahkan bahwa pihaknya menutup ruang toleransi bagi pelaku LGBT. Ia menegaskan, setiap pelanggar norma akan berhadapan dengan sanksi berlapis, mulai dari jalur hukum positif, hukum adat, hingga sanksi sosial keagamaan.
Anton juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua di lingkungan keluarga. ia meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan indikasi perilaku menyimpang dan tidak memberikan ruang bagi pelaku untuk tampil di ruang publik.
Di sisi lain, Wakil Bupati Tanah Datar, ahmad Fadly, menilai gerakan ini sangat krusial untuk melindungi generasi muda. Menurutnya, perilaku menyimpang tersebut bertentangan dengan filosofi Adat Basandi syarak, syarak Basandi Kitabullah yang menjadi pedoman hidup masyarakat setempat.
Fadly berharap dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar gerakan ini efektif menjaga masa depan generasi penerus. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Tanah Datar yang telah menginisiasi langkah pencegahan tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0307 tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Rektor UIN Mahmud Yunus Prof. Delmus Puneri salim, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah setempat.











