Padang – Polda Sumatera Barat memastikan proses rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan objektif tanpa praktik titip-menitip. Sebanyak 212 peserta yang dinyatakan lulus seleksi tingkat daerah di Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026), disebut murni berdasarkan kompetensi individu.
Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi telah menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (Betah). Ia menjamin tidak ada intervensi dalam penentuan kelulusan tersebut.
“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” tegas Anissullah.
Dari total 212 peserta yang lolos, sebanyak 176 orang masuk dalam kategori Bintara, yang terdiri dari 149 pria dan 27 wanita. Sementara itu, 36 peserta pria lainnya dinyatakan lulus untuk kategori Tamtama, dengan rincian 30 orang dari formasi Brimob dan 6 orang dari polair.
Bagi peserta yang belum berhasil, Anissullah berpesan agar mereka tidak berkecil hati. Ia mendorong para peserta tersebut untuk menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi diri guna memperbaiki kekurangan di masa mendatang.
senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa keterbukaan informasi dalam rekrutmen ini merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik.Pihaknya memastikan pengawasan dilakukan secara berlapis untuk menjaga integritas.”Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis,baik internal maupun eksternal,untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” ujar Susmelawati.
Kini, 212 peserta yang telah dinyatakan lulus tersebut akan segera dipersiapkan untuk menjalani pendidikan kepolisian sebagai langkah awal pengabdian mereka kepada negara.











