Padang – Upaya percepatan penataan kawasan Pantai Padang (Taplau) kini difokuskan pada penyelesaian sengketa lahan di dua titik strategis. Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat,Iqra Chissa Putra,mendorong sinergi lintas instansi untuk menuntaskan pembebasan lahan di ruas Jalan Samudera (Hang Tuah) dan area belakang Hotel Pangeran agar pembangunan fisik dapat dimulai pada 2028.

Langkah ini diambil menyusul koordinasi intensif antara DPRD sumbar dengan Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (9/7/2026). Iqra menegaskan bahwa hambatan administratif dan teknis harus segera diurai demi mewujudkan wajah baru Kota Padang yang lebih tertata.

“Semangat kita sama, yaitu mempercantik dan memperindah Kota Padang. Itu tujuan utama yang ingin kita capai bersama,” ujar Iqra.

Terkait lahan di belakang Hotel Pangeran, Iqra mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mendalami kajian akademis mengenai mekanisme pergantian tanah. Ia menjamin seluruh proses akan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Kami meminta solusi dan langkah percepatan bersama.Untuk persoalan di belakang Hotel Pangeran, kami juga mendapat informasi adanya kajian akademis terkait pergantian tanah. Tentu kita ingin semua berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu, progres positif dilaporkan terjadi pada pembebasan lahan di ruas Hang Tuah. Pemerintah daerah berencana membentuk tim percepatan untuk memastikan proyek tidak mengalami stagnasi.

“Alhamdulillah untuk ruas Hang Tuah sudah mulai ada titik terang.Yang penting sekarang ada progres dan jangan sampai proses ini stuck. Dalam waktu dekat akan dibentuk tim percepatan dengan melibatkan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Iqra optimistis pembangunan fisik kawasan wisata tersebut dapat terealisasi tepat waktu dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumbar,Pemerintah Kota Padang,serta ATR/BPN. Ia pun mengusulkan pembentukan forum koordinasi rutin antara Dinas PUPR dan instansi terkait untuk menyamakan persepsi.

“Koordinasi ini sangat krusial agar proyek penataan kota berjalan lancar. Ini merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan infrastruktur dan mempercantik Kota Padang tercinta,” pungkasnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.