Pesisir Selatan – Pantai Carocok painan berubah menjadi pusat kegiatan warga pada Sabtu (11/7/2026) pagi saat ratusan peserta mengikuti senam massal pembuka Gebyar Pajak Daerah 2026 sekaligus pengundian hadiah umroh. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal arifin.
Sejak pagi, kawasan wisata unggulan di Pesisir Selatan itu dipadati warga, aparatur sipil negara, dan wajib pajak. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong masyarakat hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran membayar pajak dan mendekatkan layanan publik.
Zainal arifin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam jumlah besar.Menurut dia, tingginya partisipasi warga menunjukkan kesadaran yang terus tumbuh untuk ikut membangun daerah melalui kepatuhan pajak.
“Pada pagi ini kita tidak hanya menggerakkan badan agar tetap sehat, tetapi juga menggerakkan semangat kebersamaan. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kehadiran seluruh elemen masyarakat. Ini membuktikan bahwa warga Pesisir Selatan memiliki kepedulian yang tinggi, baik terhadap kesehatan maupun terhadap pembangunan daerah melalui ketaatan membayar pajak,” ujar Zainal Arifin.
Usai senam massal, Sekda bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset daerah (BPKPAD) Kabupaten Pesisir Selatan serta jajaran organisasi perangkat daerah meninjau sejumlah stan layanan di lokasi.
Berbagai pelayanan disiapkan untuk memudahkan masyarakat, mulai dari layanan pajak daerah, bazar UMKM lokal, hingga layanan perbankan dari sejumlah bank nasional dan daerah.
Zainal Arifin menyebut,gebyar Pajak Daerah tahun ini dirancang lebih interaktif dengan menggabungkan edukasi,pelayanan,dan hiburan. Ia berharap konsep itu dapat mengubah pandangan masyarakat bahwa urusan perpajakan bisa dilakukan dengan mudah, cepat, dan transparan.
“Kita ingin mengubah paradigma bahwa mengurus pajak itu rumit. Hari ini bersama mitra perbankan seperti Bank Nagari, BNI, BRI, Mandiri, BSI, dan Bank Indonesia, pelayanan kita hadir langsung di tengah masyarakat, bahkan di kawasan wisata. Ini adalah bentuk pelayanan jemput bola yang ramah, mudah, dan transparan,” katanya.
ia menegaskan,pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan. Dana yang dihimpun dari masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai program pelayanan publik lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis. Salah satunya melalui Gebyar Pajak Daerah yang dipadukan dengan hiburan dan pengundian hadiah.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. melalui momentum ini, mari kita perkuat kemitraan antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai pada pagi hari itu menjadi pembuka agenda maraton Gebyar Pajak Daerah 2026. Seusai senam massal, acara berlanjut dengan edukasi keuangan dari mitra perbankan, penandatanganan perjanjian kerja sama, hingga malam puncak pengundian hadiah menarik, termasuk paket umroh. Kegiatan puncak itu juga dihadiri Bupati pesisir Selatan bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah.
Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat. Targetnya, kemandirian fiskal daerah semakin kuat dan pembangunan berkelanjutan di Negeri Sejuta Pesona bisa dipercepat.
Gebyar Pajak dan penandatanganan PKS antara Bank Nagari dan Pemda Kabupaten pessel juga dirangkai dengan peluncuran penggunaan Smart Tax, Kiosk K, serta pendaftaran Agen Bank Nagari Link untuk 182 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan itu berlangsung sukses dan dihadiri Direktur keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Pemimpin Dana dan Treasury Hendri Budiman, Pemimpin Bank Nagari cabang Painan Rahmadani, serta Pemimpin Bank Nagari Cabang Tapan Balak Melky Milton.











