Padang – Nama Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. H. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., kini mencuat dalam bursa wacana calon pemimpin Sumatera Barat untuk periode 2029 mendatang.

Pengalaman birokrasi nasional serta rekam jejaknya dalam penanganan bencana di tingkat pusat dinilai menjadi modal strategis bagi sosok putra daerah tersebut.

Pengamat politik, H. Masful, menilai kapasitas Dr. Rustian sangat relevan dengan karakteristik Sumatera Barat yang memiliki risiko bencana alam tinggi.

Menurut Masful, keunggulan Rustian terletak pada penguasaan tata kelola organisasi pemerintah, jaringan pusat-daerah, serta kemampuannya dalam manajemen rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Meski demikian, Masful menegaskan bahwa masyarakat tetap perlu menguji visi komprehensif calon, termasuk strategi ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian adat Minangkabau.

“Masyarakat Sumatera Barat tetap perlu menguji gagasan Dr. Rustian secara menyeluruh: bagaimana visi ekonominya, strategi penciptaan lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, hilirisasi, investasi, penguatan nagari, pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta bagaimana hubungan pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota,” ujar H. Masful.

Dr. Rustian sendiri memiliki karier panjang di pemerintahan sejak 1998 dan bergabung dengan BNPB pada 2008.

Lulusan Farmasi Universitas Andalas ini juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Ketua Umum IKA Unand periode 2021–2025.

Selain itu, ia kerap terjun langsung ke lapangan di Sumatera Barat saat terjadi bencana, seperti memimpin pembangunan hunian sementara dan tetap bagi penyintas.

Sepanjang kariernya, ia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI.

Di luar kiprah birokrasi, Rustian juga berkontribusi dalam pembangunan Masjid Adz Dzikra di lingkungan Fakultas Farmasi Universitas Andalas yang diresmikan pada tahun 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *