Tanah Datar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah menggenjot sektor ekonomi kreatif berbasis desa melalui pembangunan Nagari Kreatif Hub (NCH) di Pangian, Kabupaten Tanah Datar.
Fasilitas yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan seni, budaya, serta kreativitas generasi muda ini dijadwalkan akan diresmikan pada 12 November 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, saat meninjau lokasi pada Selasa (20/10/2026) menegaskan bahwa proyek ini merupakan program unggulan Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir di Nagari Pangian yang menjadi pusat NCH atau Nagari Kreatif Hub,” ujar Arry.
Arry berharap, kehadiran NCH mampu mengubah kearifan lokal menjadi nilai ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, Nagari Pangian sudah memiliki modal kuat berupa produk unggulan serta kekayaan seni dan budaya yang mumpuni.
“Mudah-mudahan ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan bakat generasi muda dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi ke depan, yang bermula dari nagari,” tambahnya.
Ketua NCH Pangian, Izra Novita, menjelaskan bahwa kawasan Medan Nan Balinduang telah disiapkan sebagai pusat aktivitas yang meliputi latihan silek, tari, hingga pemberdayaan UMKM.
Guna memperluas jangkauan pasar, NCH Pangian menerapkan strategi pemasaran ganda, yakni penjualan langsung di Lapau Nagari dan pemasaran digital melalui siaran langsung di media sosial.
Sektor digital pun mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat.
Fasilitas tersebut mencakup penyediaan akses internet berkecepatan 300 Mbps serta pengelolaan data nagari melalui sistem Teras Nagari.
Selain fokus pada ekonomi, fasilitas ini juga menjadi ruang bagi anak-anak dan remaja untuk berlatih seni budaya setiap sore hari setelah jam sekolah.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan tradisi lokal sekaligus memastikan generasi muda tetap produktif dalam lingkungan yang kreatif.











