Padang Panjang – Dampak galodo yang melanda Kota Padang Panjang pada November 2023 masih dirasakan. Indo Jalito Peduli (IJP) memberikan bantuan kepada 116 jiwa atau 32 kepala keluarga yang terdampak, Sabtu (18/1).
Bantuan yang disalurkan berupa alat salat dan uang tunai.
Ketua IJP, Astri Asgani, berharap bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi para korban.
"Semoga sedikit bantuan dari kami ini dapat menjadi penyemangat saudara kita di Padang Panjang," kata Astri.
Ketua Tim PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri Arnis, menyambut baik kedatangan rombongan IJP dan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
Maria menjelaskan bahwa bencana galodo sempat melumpuhkan ekonomi kota karena akses jalan utama menuju Kota Padang terputus.
"Terima kasih atas bantuannya uni-uni yang tergabung dalam IJP untuk masyarakat Padang Panjang," ucap Maria.
IJP sendiri merupakan perkumpulan ibu-ibu perantau dan lokal yang telah berkiprah selama 26 tahun di bidang sosial dan budaya.
Selain peduli terhadap bencana, IJP juga memiliki program rutin seperti sunatan massal, bedah rumah, dan pelestarian budaya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan IJP juga berkesempatan melihat langsung dampak kerusakan akibat galodo yang terjadi pada 27 November 2023. Sisa-sisa bebatuan dan longsor masih terlihat jelas di sepanjang aliran sungai Lembah Anai.











