Padang – Bantuan darurat mulai berdatangan ke Jorong Labuah dan Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, setelah banjir merendam permukiman warga akibat hujan berintensitas tinggi sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari.Merespons kondisi itu, Senator DPD RI asal Sumatera Barat Irman Gusman segera menginstruksikan Irman Gusman Centre berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Tim gabungan bergerak cepat ke lokasi karena banjir telah mengganggu aktivitas warga dan memicu meningkatnya kebutuhan pangan, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tahap awal langsung dibawa tanpa menunggu lama.
Tim Irman Gusman Centre bersama MDMC sumbar dipimpin Ketua IG Centre H. Marhadi Efendi, didampingi ketua MDMC Sumbar portito, Bahrul Ilmi, Ipal Rahmawan, dan Ismail Gusman. Mereka menyalurkan 250 kilogram beras, 20 dus mi instan, dan 18 dus air mineral untuk warga di dua jorong tersebut.
Ketua MDMC Sumbar Portito menegaskan, penanganan cepat menjadi bagian penting dalam kerja kemanusiaan.Menurut dia, masyarakat yang terdampak bencana membutuhkan bantuan secepat mungkin.
“Ketika musibah terjadi, masyarakat membutuhkan bantuan secepat mungkin. Karena itu, begitu menerima arahan dari Bapak Irman gusman, kami langsung berkoordinasi dan bergerak ke lokasi.Bantuan ini merupakan tahap awal,dan Insyaallah kami akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Irman Gusman Centre H.Marhadi Efendi menyebut langkah cepat itu menunjukkan komitmen irman Gusman untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana.
“Pak Irman selalu berpesan bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada rasa empati. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Karena itu, kami memastikan bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” kata Marhadi.
Irman Gusman juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga Nagari Sungai Batang. Ia menilai setiap bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab dengan solidaritas dan aksi nyata.
“Kondisi masyarakat terdampak adalah panggilan bagi kita semua untuk bergerak. Di saat seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya simpati, tetapi juga kehadiran dan kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan,” ujar Irman Gusman dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, dan semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Sebagai penasihat MDMC, Irman juga mengapresiasi para relawan yang sigap turun membantu sejak awal bencana. Ia menilai sinergi antara organisasi kemanusiaan, pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci percepatan penanganan serta pemulihan wilayah terdampak.
Ketua Dewan Pakar Bidang Ekonomi UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu berharap semangat gotong royong masyarakat Minangkabau tetap terjaga dalam menghadapi setiap musibah.“Musibah memang tidak pernah kita harapkan, tetapi kepedulian selalu bisa kita hadirkan. Mari saling menguatkan, saling membantu, dan memastikan tidak ada saudara kita yang menghadapi cobaan ini sendirian. Insyaallah,dengan kebersamaan,masyarakat akan mampu bangkit dan pulih lebih cepat,” tutupnya.
Kolaborasi Irman Gusman Centre dan MDMC sumbar menjadi respons cepat dalam membantu warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberi dorongan bagi masyarakat untuk kembali bangkit setelah bencana.











