Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih menantikan perkembangan pembangunan stasiun terintegrasi Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok. KCI berharap Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta segera memberikan kepastian terkait penyelesaian proyek ini.
Direktur Utama PT KCI, Mochamad Purnomosidi, menyatakan pihaknya menunggu informasi terkini dari Dishub DKI Jakarta mengenai kondisi pembangunan stasiun JIS. "Dishub Jakarta akan meng-update kondisi terakhir JIS dengan kita," ujar Purnomosidi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dishub DKI Jakarta berjanji akan menyampaikan perkembangan terkini stasiun tersebut sekitar Februari atau awal Maret tahun ini. KCI berharap seluruh infrastruktur di Stasiun JIS dapat terpenuhi pada awal Maret, agar KCI dapat segera melengkapi kebutuhan pelayanan dan perkeretaapian seperti signage dan ticketing. "Kami sedang menunggu konfirmasi dari Dishub DKI," tutur Purnomosidi.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menargetkan pembangunan stasiun JIS rampung pada November 2025. Dudy juga meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mempercepat penggunaan stasiun tersebut. Tujuannya adalah untuk memudahkan akses masyarakat yang ingin mengunjungi kawasan JIS, yang semakin sering menjadi lokasi berbagai kegiatan.
Selain pertandingan sepak bola, stadion ini juga pernah menjadi lokasi konser musik dan acara keagamaan. Saat ini, akses menuju JIS masih terkendala, terutama bagi masyarakat dari luar Jakarta yang harus turun di Stasiun Ancol dan melanjutkan perjalanan dengan angkot atau Transjakarta.
Dengan hadirnya stasiun baru di kawasan JIS, diharapkan dapat mempermudah akses transportasi publik. "Nanti para pengunjung tidak akan sulit lagi kalau ingin berkunjung ke sana," kata Dudy.










