Pekanbaru – Musyawarah Daerah (Musda) II Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Riau yang digelar pada Selasa (15/7/2025), diharapkan menjadi momentum peningkatan peran perempuan dalam dunia politik.Acara tersebut juga sekaligus menjadi ajang pelantikan pengurus KPPI riau periode 2025-2030.

KPPI, sebagai wadah bagi perempuan yang aktif di partai politik dan lembaga legislatif, memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan politik dan pelatihan. Organisasi ini berupaya meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri perempuan dalam berpolitik, dengan harapan keterwakilan perempuan di setiap tingkatan mencapai 30% atau lebih, sehingga dapat aktif memperjuangkan hak-hak perempuan.Kepala Kesbangpol Riau, Jenri Salmon Ginting AP., M.Si., yang mewakili Gubernur Riau Abdul Wahid, menyambut baik pelaksanaan Musda KPPI Provinsi Riau.Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dalam situasi politik saat ini dengan terus mendorong perempuan dalam dunia politik secara berkualitas,strategi,dan berkelanjutan.

“musda ini menjadi forum penting untuk merumuskan strategi penguatan posisi perempuan dalam berpolitik serta mengangkat potensi yang luar biasa dari kaum perempuan sebagai agen perubahan,” ujar Jenri pada Selasa (15/7/2025).

Jenri menambahkan, kemajuan perempuan dalam politik, khususnya di Provinsi Riau yang duduk di legislatif, mulai mengalami peningkatan.Hal ini menjadi bukti bahwa perempuan di Indonesia memiliki kemampuan, keberanian, dan kepemimpinan yang mumpuni.

“Namun kita jangan cepat puas, bahwa masih banyak di daerah partisipasi perempuan politik yang belum merata, dikarenakan hambatan dari struktural, budaya patriarki, hingga minimnya akses pendidikan politik bagi perempuan. Dengan keberadaan KPPI di Riau ini dapat meningkatkan kuota bagi perempuan dalam berpolitik memajukan partai serta membangun Provinsi Riau lebih hebat lagi,” jelasnya.

Jenri berharap kepengurusan KPPI Provinsi Riau yang telah dilantik segera merumuskan program yang nyata, strategis, dan menjawab tantangan zaman. Dengan demikian, KPPI dapat menjadi motor penggerak lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan yang progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Riau.

“Mari kita jadikan organisasi KPPI ini sebagai ruang konsolidasi dan penyatuan langkah perempuan Riau yang tidak hanya hadir di ruang politik, tetapi juga menentukan arah kebijakan yang berkeadilan dan berkelanjutan memajukan Provinsi Riau kedepannya,” tutup Jenri.

Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, juga menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap keberadaan KPPI di Provinsi Riau. Menurutnya,wadah ini strategis bagi para perempuan politik untuk berhimpun,memperkuat solidaritas,dan memperjuangkan peran perempuan di ranah politik yang selama ini penuh tantangan.

“Kita tahu betul bagaimana perjuangan perempuan di dunia politik. Jangankan perempuan, kami laki-laki pun masih menghadapi banyak tantangan untuk membangun. Maka dari itu,kader-kader perempuan yang berjuang di wilayah politik memiliki semangat luar biasa yang harus kita dukung,” kata Kaderismanto.

“Saya bangga, ternyata Riau tidak kalah dengan provinsi lain. Kita memiliki kader perempuan politik yang hebat dan mampu bersatu dalam wadah KPPI.Ini modal sosial dan politik yang sangat berharga,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi lintas partai dan komitmen dari para pemangku kebijakan, KPPI riau diyakini akan menjadi pilar penting dalam membangun peradaban politik yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *