Padang – Pengurus Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumatera Barat mulai menggunakan lambang baru organisasi seusai Rapat Koordinasi (Rakor) Pengprov Lemkari sumbar yang digelar di Ruang Sidang DPRD Sumbar, Minggu (19/7/2026). Pergantian identitas itu menandai penegasan arah baru PB Lemkari periode 2025-2029.

Dalam forum tersebut, Lemkari Sumbar juga mensosialisasikan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 2026 sekaligus menyerahkan lambang baru LEMKARI KARATE-DO INDONESIA kepada pengurus cabang kabupaten dan kota se-Sumbar secara simbolis.

Ketua Majelis Sabuk Hitam (KMSH) Sumbar, Agusmardi, BAc, Karateka DAN IV, menjelaskan perubahan itu berawal dari Kongres XVI Lemkari pada 8-10 Maret 2025 di Graha Marinir, Jakarta. Kongres itu menetapkan secara aklamasi Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang sutrisno, S.H., M.Tr(Han) sebagai Ketua Umum PB Lemkari periode 2025-2029.

Perubahan berlanjut dalam Kongres Luar Biasa di Hotel Grand Kemang, Jakarta, pada 13 Juni 2026. forum ini menjadi langkah penting karena memusatkan perhatian pada penyempurnaan merek, baik nama maupun logo, agar selaras dengan tuntutan legalitas dan perkembangan zaman.

Agusmardi mengatakan, rakor ini juga menjadi sarana menyampaikan hasil KLB kepada jajaran daerah agar bisa ditindaklanjuti dalam keputusan dan langkah nyata di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Perubahan lambang ini bukan sekadar ganti logo, tapi penegasan legalitas dan arah baru organisasi. Harimau dalam lingkaran merah itu adalah identitas kita yang sudah dilegitimasi secara hukum,” kata Agusmardi dalam pemaparannya.

Berdasarkan dokumen organisasi, KLB 2026 dihadiri 150 peserta, yang terdiri dari 80 peserta inti dan 24 pengurus provinsi dari seluruh Indonesia. Forum itu juga disebut memenuhi unsur kuorum nasional dan memiliki legitimasi hukum.

KLB tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Sekjen FORKI, Salmon A. Situmeang, mewakili Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Dengan penyerahan lambang baru itu, seluruh jajaran Lemkari Sumbar diminta segera memakai atribut resmi terbaru dalam kegiatan organisasi, kejuaraan, maupun administrasi.

Rakor ditutup dengan pemaparan programme kerja oleh Sekum Daryulisman, SH, M.Ikom, dilanjutkan evaluasi dan konsolidasi yang dipimpin Sihan Drs. H. Firdaus Ilyas, MM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *