Padang – Kelompok seni Madra Swara dari MAN 2 Padang sukses memukau penonton dalam ajang Balai Raso Jo Pareso – Festival Kesehatan Mental Kota Padang yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026).
Sebanyak 12 siswa yang tergabung dalam tim musik dan tari ini diundang khusus oleh Biro Psikologi Padang Sehat untuk memeriahkan rangkaian acara tersebut.
Penampilan Madra Swara terbagi dalam dua sesi, yakni pertunjukan musik oleh Swara Nada Band dan sajian tari kontemporer.
Pembina Madra Swara, Muhammad Aqil, mengungkapkan bahwa undangan ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi seni siswa MAN 2 Padang kepada khalayak luas.
“Alhamdulillah, Madra Swara MAN 2 Padang diundang oleh Biro Psikologi Padang Sehat sebagai pengisi acara dalam Festival Kesehatan Mental Kota Padang,” ungkap Aqil.
Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat yakni kurang dari dua minggu, tim tetap berkomitmen memberikan performa maksimal.
Aqil menambahkan, setiap undangan tampil merupakan amanah yang harus dijalankan dengan memberikan hasil terbaik bagi penyelenggara acara.
Ia berharap keterlibatan siswa dalam festival ini mampu mengasah keterampilan nonakademik serta membangun kepercayaan diri siswa saat berada di ruang publik.
“Mudah-mudahan ini menjadi promosi bagi MAN 2 Padang dan membuka kesempatan bagi Madra Swara untuk kembali mengisi acara pada kegiatan berikutnya,” harapnya.
Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, memberikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan penyelenggara kepada anak didiknya.
Menurutnya, terpilihnya tim seni madrasah tersebut membuktikan bahwa kualitas kemampuan siswa telah diakui oleh pihak luar.
“Ketika ananda sudah dipercaya sebagai pengisi acara, berarti ananda sudah juara bagi instansi tersebut karena dipilih untuk mengisi kegiatan mereka,” ujar Ahmad Asdi.
Ia pun berpesan kepada para siswa agar senantiasa menjaga kepercayaan tersebut dengan menampilkan kualitas diri yang terbaik di setiap kesempatan.
Adapun dalam penampilan tersebut, para siswa didampingi oleh tim pembina dan pelatih yang terdiri dari Rahmad Al Haviz, Muhammad Aqil, Dwi Ranti Sapitri, Adinda Rahmasari Putri, serta perwakilan OSIM.











