Padang – Kapolda Sumbar, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta, meluncurkan buku berjudul “Pendidikan Agama dan Culture Policing sebagai Benteng Keasramaan Polri” dalam perayaan 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026). Peluncuran karya ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam memperkuat karakter personel melalui integrasi nilai agama dan budaya kerja.

gatot menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berintegritas, religius, dan disiplin. Ia berharap buku tersebut dapat menjadi panduan bagi keluarga besar Polri dalam menanamkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang berintegritas, religius, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Gatot.

Selain peluncuran buku, Kapolda juga mendorong agar budaya salat Subuh berjamaah terus digalakkan hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, penanaman nilai agama sejak dini menjadi kunci krusial dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Di sisi lain, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam ini untuk mengajak masyarakat melakukan refleksi diri. Ia menekankan bahwa semangat hijrah harus diimplementasikan melalui perubahan perilaku nyata yang lebih baik setiap harinya.

“Mari kita sama-sama merefleksi diri dan memperkuat komitmen untuk menjadikan hari ini harus lebih baik dari kemarin,dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini,” tutur Mahyeldi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov sumbar juga memberikan apresiasi kepada para pelajar dan mahasiswa pemenang lomba video pendek bertema hijrah. Mahyeldi memuji kreativitas generasi muda yang dinilai mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan positif, termasuk edukasi mengenai bahaya narkoba.

Kegiatan yang menjadi simbol sinergi antara Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar ini ditutup dengan tausiah dari Ustadz Dr. Desman,M.A.Ia mengingatkan jamaah tentang hakikat hijrah sejati dengan mengutip Surah Az-Zumar ayat 53, agar umat senantiasa memanfaatkan pintu taubat untuk memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.