Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan dukungannya penuh terhadap Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang pendidikan menengah yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan lebih luas, terutama bagi pelajar yang tinggal di daerah terpencil.Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan komitmen tersebut saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PJJ secara virtual pada Senin (3/8/2026). Ia memberikan apresiasi atas langkah Kemendikdasmen yang dianggap sebagai solusi strategis agar hambatan jarak dan kondisi geografis tidak lagi menjadi penghalang anak-anak dalam mendapatkan pendidikan.

Mahyeldi menyampaikan, “Terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah memfasilitasi masyarakat pelosok untuk memperoleh layanan pendidikan setara. Program ini menjadi harapan besar agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal.”

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Sumbar menunjuk SMAN 8 Padang sebagai sekolah penyelenggara PJJ karena kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki. Ke depan, program ini akan diperluas dengan melibatkan SMA dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Selain itu, sosialisasi program dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat lurah hingga camat serta wali nagari guna memastikan informasi mengenai PJJ tersampaikan secara luas ke masyarakat. Pemerintah daerah juga menggandeng konten kreator lokal untuk menyebarkan informasi melalui platform digital demi meningkatkan pemahaman sekaligus minat calon peserta didik terhadap layanan PJJ.

Mahyeldi menilai pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan sejalan dengan program unggulan Nagari Creative Hub milik Pemprov Sumbar yang mendorong literasi digital hingga tingkat nagari. Dengan dukungan infrastruktur komunikasi yang terus berkembang, ia optimistis program ini akan memperkuat pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah Sumatera Barat.

“Kami optimistis program ini akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

pembukaan MPLS PJJ jenjang pendidikan menengah tahun 2026 juga turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq serta sejumlah gubernur dari daerah lain seperti Jawa timur dan Maluku Utara bersama para pemangku kepentingan bidang pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *