Padang – ambisi besar diusung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menghadapi MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di semarang. Sebanyak 54 calon kafilah kini digembleng melalui pemusatan latihan intensif demi mendongkrak posisi daerah dari peringkat ke-11 menjadi minimal 10 besar, bahkan menargetkan tembus ke jajaran lima besar nasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menegaskan bahwa peningkatan prestasi ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia optimistis target tersebut dapat terealisasi melalui kedisiplinan tinggi selama masa pembinaan.
“Target kita adalah masuk 10 besar nasional. Namun, kalau seluruh ikhtiar kita berjalan maksimal, saya berharap capaian itu bisa dilampaui sehingga Sumbar mampu menembus lima besar nasional,” ujar Arry saat membuka kegiatan di Hotel Pangeran City, padang, Kamis (9/7/2026).
Arry meminta para peserta memanfaatkan waktu pembinaan ini untuk mengasah kemampuan secara maksimal, baik saat didampingi pelatih maupun melalui latihan mandiri. Menurutnya, kualitas persiapan menjadi penentu utama keberhasilan di ajang bergengsi tersebut.
“Musabaqah adalah momentum untuk menjemput yang terbaik dan mempersembahkan yang terbaik bagi Sumatera Barat. Karena itu, manfaatkan seluruh proses pembinaan ini dengan sebaik-baiknya.Semangat juang menjadi pemenang akan sangat ditentukan oleh kualitas persiapan kita,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memberikan dukungan penuh,termasuk memfasilitasi seluruh kebutuhan kafilah selama masa persiapan. arry berharap, selain mengejar prestasi, para peserta dapat menjadikan MTQ sebagai sarana ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
“Kami akan memfasilitasi secara maksimal seluruh kebutuhan persiapan kafilah. Yang kami harapkan adalah kesungguhan, disiplin, dan komitmen seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan,” ucapnya.
Selama masa TC,ke-54 calon kafilah tersebut akan dibimbing oleh 14 pelatih berpengalaman,termasuk para mantan juara MTQ tingkat nasional dan internasional. Pembinaan ini difokuskan untuk mematangkan aspek teknis, mental, serta spiritual para peserta agar mampu tampil prima di Semarang mendatang.











