Padang – Suharizal,mahasiswa Universitas Andalas (unand) meraih gelar Magister ilmu Politik (M.IP) setelah dinyatakan lulus ujian tesis, Senin (25/8/2025).
Mahasiswa FISIP Unand ini mengangkat isu penghapusan daerah otonom dalam tesisnya.
Tesis Suharizal berjudul “Menimbang Penghapusan Daerah Otonom Kota Solok dan Kota Pariaman Guna Pencapaian Tujuan Pembentukan daerah”.
Ketua Prodi S2 Magister Ilmu Politik, Dr. Doni Hendrik, memimpin sidang tesis tersebut.
Suharizal menyoroti efektivitas daerah otonom, khususnya Kota Solok dan Kota Pariaman.Menurutnya, regulasi di Indonesia memungkinkan penghapusan daerah otonom jika tujuan pembentukannya tidak tercapai.
“Sejak merdeka,kita belum pernah mencoba menerapkan penghapusan daerah,” kata Suharizal usai sidang.
Ia mencontohkan, kota Solok memiliki PAD relatif kecil namun beban pengelolaan pemerintahan cukup besar.
Suharizal berpendapat, penggabungan Kota Solok ke Kabupaten Solok dan sebagian ke Kota Sawahlunto dapat menghemat anggaran lebih dari Rp600 miliar per tahun.
Pihak kampus berharap, penelitian Suharizal dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan perumusan kebijakan publik.











