Padang – Warga Komplek Grya Permata 2, Kota Padang, terisolasi akibat banjir bandang yang menerjang pada Kamis (27/11/2025). Mereka mendesak Pemerintah Kota Padang segera mengirimkan bantuan alat berat dan mobil pemadam kebakaran.
Banjir setinggi 2-3 meter membawa lumpur tebal, kayu, dan sampah, merusak rumah dan akses jalan di komplek perumahan tersebut. Akibatnya,sekitar 80 rumah terisolasi.
“Air, lumpur, dan kayu masuk ke rumah. Pagar rumah dihantam dan kaca pecah. Lumpur di dalam rumah tebal sekali,” ujar Linda Hasari, salah seorang warga, Minggu (30/11/2025).
Lumpur tebal yang mengeras dan banyaknya material kayu serta sampah membuat warga kesulitan membersihkan secara mandiri. Jalanan komplek tertutup lumpur dan kayu, membuat akses keluar masuk terputus.
Warga membutuhkan alat berat untuk membersihkan jalanan komplek dan mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot lumpur yang mengeras di dalam rumah.Warga berharap Wali kota Padang, Fadly Amran, segera merespon permintaan bantuan mereka.
“Kami sangat berharap dibantu Pak Wali Fadly Amran. Datanglah ke komplek kami Pak, sudah tiga hari kami terisolasi Pak, bantu kami ya Pak,” harap linda, mewakili warga Grya Permata 2.










