Padang – PT Semen Padang (SIG) mendukung pembangunan 181 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang di Sumatera Barat, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam pemulihan pascabencana.

Semen Padang menyuplai 3.310 zak semen untuk pembangunan huntara yang tersebar di tiga kabupaten, meliputi 117 unit di Pasar Kayu Pasak, Agam; 34 unit di Anduring, Padang Pariaman; serta 30 unit di Koto Baru, Pesisir Selatan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi dukungan PT Semen Padang dan menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan perusahaan.

"Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tidak kurang dari 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan," ujar Mahyeldi saat bertemu dengan jajaran direksi PT Semen Padang, Kamis (8/1/2026).

Mahyeldi menambahkan, produk Semen Padang berupa green cement sejalan dengan konsep Green Province yang diusung pemerintah provinsi.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah daerah terhadap produk lokal.

"Dengan digunakannya Semen Padang pada pembangunan 181 unit huntara, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten," kata Win.

Win berharap sinergi antara pemerintah dan industri lokal terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan daerah.

Pembangunan huntara ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak, sembari menunggu pembangunan hunian permanen.

PT Semen Padang menyatakan akan terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana terjadi.

"Sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar, PT Semen Padang hadir sejak hari pertama bencana terjadi dan hari ini mendukung pemulihan pascabencana," pungkas Win.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *