Jakarta – Kecerdasan buatan (AI) semakin terintegrasi dalam dunia pendidikan, mengubah metode pengajaran dan cara siswa belajar menjadi lebih interaktif dan responsif. AI mendorong keterlibatan siswa secara mendalam, melampaui penyampaian materi.

Implementasi nyata termasuk penggunaan perangkat AI di kelas, seperti papan interaktif dengan sistem AI on-device. BenQ Board RP05 dan BenQ Board RM05 mengadopsi teknologi true on-device AI, dilengkapi fitur pengenalan tulisan tangan, respons gestur, dan kemampuan real-time tanpa koneksi cloud.

Kemampuan AI membuat interaksi di layar lebih responsif. Fitur pengenalan tulisan tangan dan gestur diproses langsung oleh unit pemrosesan neural (NPU), menghasilkan interaksi yang lebih alami. AI berpotensi memberikan wawasan tentang pola belajar siswa.

Sistem dapat mengidentifikasi area materi yang mudah atau sulit dipahami, sehingga guru dapat menyesuaikan metode pengajaran. Infrastruktur digital berbasis komputasi awan mendukung perubahan ini dengan menyediakan penyimpanan dan manajemen data. Integrasi cloud mempermudah pembaruan sistem, pemantauan perangkat, dan sinkronisasi materi.

Penerapan AI di kelas juga menghadirkan tantangan. Guru dan tenaga pendidik memerlukan pelatihan untuk memanfaatkan teknologi ini secara optimal.

"AI memiliki potensi besar dalam pendidikan, tetapi hanya jika cepat, aman, dan mudah digunakan oleh guru," ujar Dumas Chen, Sub Regional Director BenQ, Kamis (5/2/2026), menekankan pentingnya AI yang mudah digunakan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *