Lubuk Basung – Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan non-tunai senilai Rp1 juta kepada 544 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan ini ditujukan bagi warga di lima kecamatan terdampak, yaitu Tanjung Mutiara, Palembayan, Tanjung Raya, Matur, dan IV Koto.
Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi AR, menyerahkan bantuan secara simbolis di Aula Kantor Bupati Agam, Jumat (13/3). Ia mengapresiasi respons cepat PMI sejak awal bencana. "Bantuan yang diberikan PMI sangat berarti bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi bencana, pemerintah daerah tidak sendiri," ujarnya.
Muhammad Lutfi AR berharap bantuan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memotivasi warga untuk bangkit. Hidayatul Irwan, perwakilan PMI, menjelaskan bahwa bantuan ini bagian dari program kemanusiaan yang disalurkan serentak di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Bantuan ini bersumber dari dana kemanusiaan yang dihimpun PMI dari masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan dari para donatur di luar negeri," jelasnya. PMI juga berencana membangun program Rumah Tumbuh bagi warga terdampak yang belum terdata dalam program bantuan BNPB. Rumah akan dibangun di lahan milik penerima yang aman dari bencana.










