Jakarta – Hypernet Technologies memperkenalkan JOKO AI, solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan bisnis. Inovasi ini diklaim mentransformasi cara perusahaan mengelola jaringan.
JOKO AI, singkatan dari Jaringan Operasional Kontrol Otomatis, menjadi bagian dari solusi Smart CPE. Teknologi ini mengintegrasikan permintaan pelanggan, sistem AI, dan manajemen infrastruktur dalam satu ekosistem.
VP of Brand & Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan teknologi ini agar relevan dengan kebutuhan pasar.
"Hypernet Technologies akan terus mengembangkan fitur dan kapabilitas JOKO agar dapat menjawab kebutuhan para pelaku bisnis di Indonesia yang semakin kompleks," ujar Oktaviani, Rabu (18/3/2026).
Keunggulan utama JOKO AI adalah otomatisasi konfigurasi jaringan. Proses manual yang sebelumnya memakan waktu kini berjalan otomatis, meminimalkan potensi kesalahan teknis.
Sistem ini menerjemahkan perintah sederhana menjadi aksi teknis kompleks. Pengguna dapat mengirim instruksi melalui aplikasi pesan seperti Telegram, dan sistem akan memproses serta mengeksekusi perintah tersebut ke perangkat jaringan.
Fitur yang ditawarkan mencakup penyesuaian bandwidth dinamis, pemblokiran akses situs tertentu, hingga pengaturan prioritas trafik jaringan secara otomatis.
Dengan pendekatan ini, JOKO AI menjadi sistem cerdas yang mendukung operasional bisnis. Perusahaan dapat fokus pada pengembangan usaha tanpa terbebani urusan teknis.
Hypernet berencana menghadirkan solusi yang tidak hanya canggih, tetapi juga mudah digunakan oleh berbagai segmen bisnis.
"Kami ingin memastikan teknologi yang dihadirkan tidak hanya inovatif, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan market Indonesia dan mudah diimplementasikan," pungkas Oktaviani.











