Padang – Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, menjadi wakil Kota Padang dalam penilaian Lomba Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Penilaian lapangan dipusatkan di Kantor Lurah Olo, Senin (25/5/2026), dengan kehadiran tim penilai provinsi yang dipimpin Ketua TP-PKK Sumbar, Harneli mahyeldi.

rombongan provinsi disambut Wali Kota Padang Fadly Amran,Wakil Wali Kota maigus Nasir,Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran,Ketua Bidang I Sri Hayati maigus Nasir,Ketua Bidang II Nova Raju Minropa,serta jajaran pengurus PKK dari tingkat kota hingga kelurahan.

Lomba ini menjadi agenda tahunan TP-PKK Sumbar untuk menilai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Tahun ini,tim penilai memusatkan perhatian pada lima aspek utama.

Harneli Mahyeldi mengatakan, lima aspek tersebut meliputi kelembagaan dan tertib administrasi PKK, PAAREDI atau Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital pada Pokja I, UP2K atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga pada Pokja II, Aku hatinya PKK pada Pokja III, serta PHBS Plus pada Pokja IV.

“ Tahun ini ada lima aspek penilaian yang menjadi fokus, yakni kelembagaan dan tertib administrasi PKK, PAAREDI (Pola Asuh anak dan Remaja di Era digital) Pokja I, UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) Pokja II, Aku Hatinya PKK Pokja III, serta PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Plus Pokja IV,” ujar Harneli.

Penilaian dilakukan melalui pemaparan program, wawancara mendalam, dan peninjauan lapangan untuk memastikan indikator yang dinilai sesuai dengan kondisi di masyarakat. Dalam proses itu, TP-PKK Kelurahan Olo dinilai memiliki keunggulan dan sejumlah inovasi di lima kategori tersebut.

Fadly Amran menyatakan optimistis olo mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di ajang tingkat provinsi itu.

“Semoga kerja keras seluruh kader PKK bersama masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat membuahkan hasil terbaik. Kita berharap kelurahan Olo bisa menjadi juara dan mengharumkan nama Kota Padang di tingkat sumatra Barat,” kata Fadly Amran.

Maigus Nasir menegaskan, PKK tidak hanya hadir untuk mengejar prestasi lomba, tetapi juga untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hadinya TP-PKK sejalan dengan visi Kota Padang, yakni menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat. Mulai dari pembinaan anak usia dini, keluarga hingga masyarakat. Termasuk membina pola asuh anak dan remaja dalam menyikapi dampak negatif era digitalisasi,” ujar Maigus Nasir.

Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, menilai lomba ini menjadi dorongan bagi kader PKK di Kota Padang untuk terus berinovasi dan memperkuat pelaksanaan program di tengah masyarakat.

“Kami akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat demi mewujudkan keluarga yang beriman, berakhlak mulia, sehat dan sejahtera lahir batin,” kata dian Puspita.

Keberhasilan TP-PKK Kelurahan Olo melangkah ke tingkat provinsi diharapkan menjadi contoh sekaligus pemacu semangat bagi TP-PKK kelurahan lain di Kota Padang dalam memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *