Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak senin (3/8/2026) menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan sebagian Pauh. Peningkatan debit air memaksa pemerintah kecamatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan evakuasi dan penanganan darurat.

Di Kecamatan Kuranji, banjir merendam kawasan Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, dan Korong Gadang. Camat Kuranji Rozaldi Rosman langsung memimpin upaya penyelamatan warga serta mengimbau masyarakat menjauh dari bantaran sungai demi keselamatan. Ia menegaskan bahwa “debit air masih berpotensi naik,” sehingga warga diminta tidak berada di lokasi pinggir sungai.

Sementara itu di Kecamatan Nanggalo, daerah terdampak parah meliputi Kelurahan Tabing Banda Gadang, Lapai, dan Gurun Laweh.Camat Nanggalo David Ferdinand menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan BPBD untuk mempercepat evakuasi warga yang terjebak di rumah maupun area sulit dijangkau. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem serta menghindari daerah rawan banjir.Genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas warga terganggu hingga terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan diri.Pemerintah kecamatan bersama BPBD memastikan kebutuhan darurat bagi korban banjir dapat terpenuhi dengan cepat.

Hingga Senin sore proses evakuasi masih berlangsung di berbagai titik terdampak dengan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca oleh Pemerintah Kota Padang bersama BPBD. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait serta segera menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan evakuasi atau penanganan darurat.

Langkah cepat pemerintah beserta seluruh unsur lapangan ini bertujuan meminimalkan risiko sekaligus menjaga keselamatan warga selama potensi cuaca ekstrem masih ada kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *