Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menyatakan keyakinannya bahwa stabilitas keamanan yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah akan tetap terjaga meskipun terjadi pergantian Kapolres. AKBP Ricky Ricardo resmi digantikan oleh AKBP Irwan Andeta, dengan harapan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat semakin kokoh dalam menjaga ketertiban sekaligus mendukung kemajuan wilayah Luak Limopuluah.
Wali Kota Payakumbuh zulmaeta menilai pergantian jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang strategis dan momentum penting untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat acara pisah sambut Kapolres di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota pada Rabu malam (29/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta memberikan apresiasi tinggi kepada AKBP Ricky ricardo atas dedikasi dan kepemimpinannya selama bertugas di Payakumbuh. Ia menilai Ricky berhasil membangun hubungan kerja harmonis dengan Pemko payakumbuh, Pemkab Limapuluh Kota, serta Forkopimda sehingga situasi keamanan tetap kondusif dan berbagai agenda pembangunan berjalan lancar.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh elemen masyarakat kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak AKBP Ricky Ricardo atas pengabdian dan kepemimpinan selama ini,” ujar Zulmaeta.
Wali kota juga menyoroti ketegasan yang dibarengi pendekatan humanis sebagai ciri khas kepemimpinan Ricky selama memimpin Polres Payakumbuh. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi kapolres lama dalam menjalankan tugas di tempat baru.
Sementara itu, Zulmaeta menyambut baik kedatangan Kapolres baru AKBP irwan Andeta beserta keluarga ke kota ini. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menciptakan kondisi aman dan tertib sebagai prasyarat utama pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami siap melanjutkan komunikasi dan kolaborasi bersama Polres untuk mewujudkan daerah yang aman, tertib, sejahtera, dan kondusif,” tegasnya.
Zulmaeta menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja melainkan harus melalui kerja sama erat antara pemerintah daerah, kepolisian, Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat Luak Limopuluah.
“Keberhasilan itu hanya dapat diraih lewat kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.











