Padang – Siswa MAN 2 Padang mengunjungi sejumlah situs bersejarah yang berkaitan dengan pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan sebagai persiapan pembuatan video untuk Lomba Storytelling Virtual DHD BPK 45 Sumatera Barat, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini melibatkan Atika Arza Wijaya dari cabang storytelling dan tiga siswa lainnya yang mengikuti cabang puisi, yaitu Khesya Nasyira Putri, Abdul Dzaky Hamdan, dan Rehan Pratama. Mereka didampingi oleh pembina lomba Syahrul dan Wenny riantika.
Tim memulai pengambilan gambar di rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan di kawasan Alang Laweh. Selanjutnya mereka bergerak ke Kantor Wali Kota Padang dan Tugu Bagindo Aziz Chan di Simpang Tinju. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup serta perjuangan tokoh yang pernah menjabat Wali Kota Padang pada tahun 1946-1947 dan gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Syahrul menjelaskan bahwa pemilihan lokasi bertujuan memperkuat narasi dalam video storytelling. Ia menegaskan bahwa “storytelling tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bercerita. Visual juga harus mampu memperkuat isi cerita sehingga penonton dapat memahami perjuangan tokoh yang diangkat.”
Selain itu, kunjungan langsung ke tempat-tempat bersejarah memberikan pengalaman nyata bagi para siswa untuk lebih mengenal sosok Bagindo Aziz Chan beserta nilai-nilai perjuangan yang dibawanya. Syahrul menambahkan,“Melalui kunjungan ini,siswa tidak hanya membuat video lomba tetapi juga belajar mengenal lebih dekat sosok pahlawan nasional tersebut.”
Setelah proses pengambilan gambar selesai di lapangan, video akan memasuki tahap pascaproduksi dan penyuntingan selama dua hari sebelum dikirimkan kepada panitia lomba pada tanggal 5 Agustus 2026.










