Padang – Kunjungan istri Menteri Tenaga Kerja, Sumarni Yassierli, ke Galeri Permata Hati Grup di Jalan Bakti, Perupuk Tabing, Padang, menarik perhatian karena produk deta dan tingkuluak buatan UMKM setempat dinilai tampil praktis sekaligus rancak.

Dalam kunjungan itu, Sumarni melihat langsung beragam deta rancak dan tingkuluak produksi Permata Hati Grup. Ia menilai produk tersebut lebih mudah digunakan dibanding penutup kepala sejenis pada umumnya.

“Sungguh saya terkagum-kagum dengan tingkuluak produksi Buk Welly, owner Permata hati Grup ini. biasanya pakai tingkuluak itu ribet. Tapi tingkuluak Permata Hati tidak ribet dan begitu mudah cara memasangnya,” ujar Sumarni.

Kekaguman itu berlanjut saat pemilik Permata Hati Grup, Buk Welly, memperlihatkan sejumlah produk lain.di antaranya deta dan tas souvenir untuk BOM Run, ajang yang digagas SMA Negeri 3 Padang dan kini dikenal secara nasional.

“Wah luar biasa Buk Wel ini ya. Mungkin tenaga kerja seperti ini yang dibutuhkan untuk ke depannya,” ujarnya.

Produk deta rancak dan tingkuluak permata Hati Grup memang punya ciri tersendiri. Selain dibuat agar langsung pakai dan praktis, galeri ini juga menyiapkan stok lengkap, mulai dari pilihan warna hingga jenis kain yang digunakan.

“Alhamdulillah, deta dan tingkuluak kita selalu ada di galeri kami. Baik itu warna dan jenis kain yang diinginkan,semua tersedia,” ujar Welly,yang sebelumnya menerima Pin Emas dari Pemko Padang sebagai UMKM terbaik 2024.

Kunjungan itu merupakan agenda yang diprakarsai Balai Latihan Kerja (BLK) Padang. Awalnya, ada lima UMKM yang dijadwalkan masuk dalam rangkaian kunjungan Sumarni. Namun karena keterbatasan waktu,hanya dua pelaku usaha yang sempat didatangi.Selain Permata Hati Grup, rombongan juga mengunjungi pengusaha roti Ring Bun di Simpang Haru.

Di Galeri Permata Hati Grup, sumarni didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Teddy Antonius, S.STP, MM, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, S.IP, MM, serta Lurah Perupuk Tabing Junaidi.istri Kepala BLK Padang, Ny. Arnov Tri Hartanto, juga hadir bersama sejumlah staf.

“Sebagai Kadis baru, rasanya saya wajar mendampingi Mak We. Apalagi ini dikunjungi oleh isteri Menteri Tenaga Kerja. Mak We ini juga sudah pernah menjadi penerima Pin emas Bidang UMKM tahun 2024,” ujar Teddy.

Hal senada disampaikan Camat koto tangah Rio Ebu Pratama yang juga baru beberapa hari menjabat. Ia menilai kehadirannya sebagai bentuk dukungan kepada warga berprestasi di wilayahnya.

“Sebagai Camat baru, tak salah mendampingi warga saya yang berprestasi seperti Buk Wel ini,” ujar Rio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *