Salatiga – Festival Adat Nusantara VII Tahun 2026 berhasil digelar di Kota Salatiga,Jawa Tengah,selama tiga hari berturut-turut mulai Kamis hingga Sabtu (23-25 Juli 2026). Acara ini menampilkan ragam budaya dari kerajaan, kesultanan, dan kedatuan se-Nusantara sebagai upaya pelestarian warisan budaya Indonesia.
Diselenggarakan oleh Masyarakat Adat Nusantara (MATRA), festival ini juga dirangkaikan dengan Festival Putri Keraton Nusantara I dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga ke-1.276.Mengangkat tema “Melangit dalam Karya, Membumi dalam Budaya”, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kekayaan budaya tradisional.
Drs. Jasman Rizal, M.M., Datuak Bandaro Bendang dari suku Kampai Bendang sekaligus Koordinator Wilayah MATRA Sumatera dan Sekretaris Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat hadir mewakili wilayahnya. Ia mengaku terkesan dengan kemeriahan festival yang diikuti ratusan tokoh adat seperti raja, sultan, datu, pelingsir hingga permaisuri dari berbagai daerah.
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana kerajaan atau pakaian adat lengkap dengan aksesori khas daerah masing-masing sebagai simbol keberagaman budaya Nusantara. Karnaval Agung Nusantara berlangsung meriah di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga sementara Festival Putri Keraton digelar di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).
menurut jasman Rizal, festival ini menjadi wadah strategis untuk mempererat persatuan sekaligus mengenalkan kekayaan adat dan budaya kepada masyarakat luas. Ia berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi menjaga warisan budaya bangsa.
Dalam kesempatan tersebut Jasman juga menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Indonesia Group (SIG) Tbk atas dukungan penuh yang diberikan sehingga MATRA Korwil Sumatera bisa berpartisipasi aktif dalam festival itu. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Semen Indonesia Group yang menjadi sponsor utama kami,” ujarnya.
Dukungan tersebut menurut Jasman menjadi motivasi besar bagi pihaknya untuk terus berkontribusi melestarikan kebudayaan nusantara melalui berbagai kegiatan serupa ke depan.











