Dallas – Spanyol unggul 1-0 atas Prancis pada babak pertama semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Dallas, Amerika Serikat, karena gol penalti Mikel Oyarzabal membawa La Furia Roja memimpin pertandingan dan menekan peluang Les Bleus untuk lolos ke final.
Spanyol membuka keunggulan melalui titik putih pada menit ke-22 setelah Lamine Yamal dilanggar Lucas Digne di dalam kotak penalti. Oyarzabal menjalankan tugasnya dengan baik lewat tendangan kaki kiri ke pojok kanan atas gawang Mike Maignan.
Prancis sempat memulai laga dengan pressing agresif, tetapi Spanyol perlahan mengambil alih penguasaan bola dan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Meski begitu, rapatnya lini belakang Prancis membuat tim asuhan Luis de la Fuente kesulitan menciptakan kesempatan bersih.
Spanyol mendapat peluang awal dari bola mati setelah Adrien Rabiot menerima kartu kuning karena melanggar Dani Olmo di depan kotak penalti. Namun, tendangan bebas Alex Baena belum mampu mengancam gawang Maignan.
Prancis beberapa kali mencoba menyerang lewat kecepatan Kylian Mbappe dan Michael Olise dalam skema serangan balik. Pada menit ke-16, Mbappe sempat lolos dari kawalan, tetapi Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte berhasil mematahkan ancaman tersebut.
Setelah tertinggal, Prancis meningkatkan intensitas serangan, tetapi justru mendapat kabar buruk ketika William Saliba terlihat mengalami masalah pada punggungnya pada menit ke-29. Situasi itu menambah tekanan bagi Les Bleus yang belum menemukan celah untuk menembus pertahanan Spanyol.
Menjelang akhir babak pertama, Spanyol hampir menggandakan keunggulan setelah kesalahan distribusi bola Maignan dimanfaatkan Dani Olmo dan Lamine Yamal untuk membangun serangan cepat. Fabian Ruiz mendapat peluang emas di depan gawang, tetapi Dayot Upamecano melakukan tekel krusial untuk menggagalkannya.
Prancis juga sempat mengancam melalui Bradley Barcola, tetapi tembakannya pada menit ke-36 masih melenceng. Skor 1-0 untuk Spanyol bertahan hingga turun minum, sementara Prancis masih mencari cara untuk membongkar pertahanan disiplin lawannya.
Bayu Ajianto menilai semifinal ini menjadi duel ideal karena mempertemukan dua tim dengan permainan paling dominan di turnamen. “Sebenarnya hal yang membuat semifinal ini ideal adalah kualitas di setiap pertandingannya nanti,” kata Bayu Ajianto.
“Prancis dan Spanyol kan mempertemukan dua tim dengan permainan paling dominan,” katanya. Ia menambahkan bahwa laga lain seperti Inggris melawan Argentina juga memiliki daya tarik tersendiri karena rivalitas klasik kedua tim.
- Prancis (4-2-3-1)
Mike Maignan (GK); Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne, Jules Kounde; Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot; Bradley Barcola, Michael Olise, Ousmane Dembele; Kylian Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps
- Spanyol (4-2-3-1)
Unai Simon (GK); Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Pedro Porro, Marc Cucurella; Fabian Ruiz, Rodri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.
Pelatih: Luis de la Fuente
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)










