Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menekankan kekompakan masyarakat dan peran lembaga adat sebagai modal utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikan saat HUT ke-17 Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) dan pengukuhan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta Bundo Kanduang se-Kecamatan Latina, Rabu (24/12/2025).
Zulmaeta mengungkapkan kedekatan emosional dengan Latina, menyebutnya sebagai kampung halaman tempat ia tumbuh. "Lamposi Tigo Nagori ini sejak dahulu merupakan kampung halaman kami. Di sinilah kami tumbuh, berjuang, dan merasakan arti kebersamaan serta kekompakan," kata Zulmaeta. Ia mengapresiasi persatuan masyarakat Latina yang mendukung kelancaran pembangunan.
Dukungan tersebut tercermin dalam tindakan nyata, seperti niniak mamak dan tokoh masyarakat yang menghibahkan lahan untuk akses jalan tanpa ganti rugi. "Inilah kekuatan Lamposi Tigo Nagori. Semangat gotong royong dan kepentingan bersama masih terjaga dengan sangat baik," ucapnya.
Zulmaeta juga mengucapkan selamat kepada pengurus KAN dan Bundo Kanduang yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan KAN berperan strategis menjaga adat, menyelesaikan masalah sosial, serta menjaga keharmonisan adat, agama, dan pemerintahan. "Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Falsafah ini harus terus dijaga dan diwariskan, terutama di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi," ujarnya.
Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra menilai usia 17 tahun adalah fase kematangan bagi Latina untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan. Menurutnya, peringatan hari jadi kecamatan adalah momentum memperkuat sinergi pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat. "Kolaborasi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Lamposi Tigo Nagori yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai adat," kata Wirman. Ia menekankan peran bundo kanduang dalam membina moral generasi muda.
Camat Latina Diki Engla Mardianto menjelaskan peringatan HUT ke-17 dilaksanakan sederhana tanpa perlombaan sebagai empati terhadap korban bencana alam di Sumbar. "Peringatan tahun ini difokuskan pada pelantikan, pengukuhan, dan doa bersama pengurus Budokan Duang Kecamatan Lamposi Tigo Nagori periode 2026–2030," ujarnya. Kecamatan Latina terbentuk pada 24 Desember 2008 dari pemekaran Kecamatan Payakumbuh Utara.
Peringatan HUT juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada putra-putri daerah yang berprestasi pada MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat. Tokoh masyarakat Lamposi Tigo Nagori, Irman Dt. Pangulu Sati, berharap Latina terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan visi dan misi Kota Payakumbuh. "Harapan kita, Lamposi Tigo Nagori ke depan semakin maju dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kota," pungkasnya.











