Matur – pemerintah Kabupaten Agam menempatkan penguatan nilai-nilai adat sebagai pilar utama dalam mewujudkan visi Agam Madani. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pengukuhan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Matur periode 2026-2031 di Aula Kantor Camat Matur, Kamis (9/7).

Bupati Agam,Benni Warlis,menyebut LKAAM sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal falsafah Adat Basandi Syarak,Syarak Basandi kitabullah (ABS-SBK). Ia menekankan bahwa lembaga ini memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter masyarakat.

“LKAAM bukan hanya menjadi penjaga adat, tetapi juga berperan sebagai pemersatu masyarakat, tempat bermusyawarah, serta wadah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan kearifan lokal,” ujar Benni.

Benni berharap pengurus yang baru dilantik segera membangun sinergi lintas sektor. Ia mendorong kolaborasi erat antara pemerintah, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, hingga generasi muda untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua LKAAM Kabupaten Agam, Edi Junaidi Dt Gampo alam Nan Hitam, dengan disaksikan unsur forkopimca, wali nagari, dan tokoh masyarakat setempat.

Senada dengan Bupati, Edi Junaidi meminta jajaran pengurus LKAAM Kecamatan Matur untuk segera bekerja nyata. Ia menekankan pentingnya dedikasi tinggi dalam menjaga marwah adat di tengah masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Agam dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembangunan budaya. Kehadiran pengurus baru diharapkan mampu mengoptimalkan peran lembaga adat dalam membimbing masyarakat menuju tatanan sosial yang lebih baik.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.