Jakarta – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengumpulkan jajaran bank milik negara untuk mempercepat pengembangan programme social housing atau hunian terjangkau bagi masyarakat.Pertemuan itu melibatkan Himpunan Bank Milik Negara (himbara) yang terdiri atas Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara, dan Bank Syariah Indonesia.
Dony mengatakan rapat tersebut membahas penguatan sinergi antar-BUMN di sektor keuangan agar akses pembiayaan perumahan rakyat bisa semakin luas,inklusif,dan berkelanjutan.
Selain menjabat Kepala BP BUMN,Dony Oskaria juga berstatus Chief Operating Officer BPI Danantara. Ia menjelaskan, pembahasan mencakup pengembangan skema pembiayaan yang lebih adaptif, peningkatan akses masyarakat terhadap hunian layak, serta dukungan terhadap pembangunan kawasan permukiman terintegrasi.
“Sinergi antar BUMN harus mampu menghadirkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan inklusif sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh hunian yang layak,” ujar Dony dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).Ia menilai kolaborasi antarbank anggota Himbara menjadi langkah strategis untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang bisa menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. BP BUMN juga menilai penguatan sektor perumahan tidak hanya mendorong penyediaan rumah berkualitas, tetapi turut menggerakkan sektor properti dan industri pendukung lainnya.
Dony menambahkan, BP BUMN bersama Danantara terus memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional agar masyarakat dapat memperoleh hunian yang aman, berkualitas, dan terjangkau.
“Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dan BUMN dalam mendukung pembangunan kawasan permukiman yang inklusif,produktif,serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.










