Jakarta – Harga emas diperkirakan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan hari ini. Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menyampaikan proyeksi tersebut, menyoroti potensi pengujian level resistensi di US$ 4.403 per troy ounce jika tekanan beli mendominasi.
Andy mengingatkan, jika penguatan gagal, harga emas berpotensi turun menuju level support di US$ 4.308 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas sempat menguat ke US$ 4.350 setelah mengalami penurunan sekitar 4,5 persen.
Pergerakan harga emas saat ini menunjukkan tekanan lanjutan, terdepresiasi lebih dari 4 persen dari rekor tertinggi di $4.555. Tekanan jual dipicu oleh keputusan Chicago Mercantile Exchange (CME) Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka emas dan perak.
Keputusan CME Group mendorong aksi ambil untung besar-besaran serta penyesuaian portofolio oleh pelaku pasar, terutama di tengah kondisi likuiditas yang menipis menjelang libur tahun baru. Meskipun demikian, harga emas mulai mencoba bangkit dan bertahan di atas US$ 4.300.
Meningkatnya permintaan aset aman di tengah memburuknya sentimen global menjadi pendorong. Salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Rusia mengumumkan akan meninjau kembali sikapnya terhadap pembicaraan damai dengan Ukraina, menyusul tuduhan serangan pesawat tak berawak terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin. Meskipun klaim tersebut dibantah oleh Ukraina, ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran pasar.
Pelaku pasar kini menantikan rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dari Federal Reserve AS. Dokumen tersebut diharapkan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga yang berpotensi memengaruhi pergerakan dolar Amerika dan harga emas.
Andy menilai, meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi dan volume perdagangan diperkirakan tetap tipis, potensi penurunan emas relatif terbatas. Prospek penurunan suku bunga The Fed pada 2026 dan ketidakpastian ekonomi global yang berkelanjutan masih menjadi faktor pendukung harga emas.











