Padang – KONI Sumatera Barat memulai proses seleksi atlet potensial untuk Pra Pelatda 2026 melalui serangkaian tes kesehatan wajib bagi 138 atlet dari berbagai cabang olahraga. Tes ini menjadi tahapan awal krusial untuk memetakan kondisi fisik atlet.
Komandan Pelatda KONI Sumbar, Risky Syahputra, menyatakan bahwa "Tes ini krusial untuk mengetahui kondisi awal atlet," pada Senin (12/1/2026). Hasil tes kesehatan, psikologis, dan fisik akan menjadi dasar objektif penentuan kelolosan atlet ke Pra Pelatda.
Pada hari pertama, beberapa cabang olahraga seperti E-sport, taekwondo, biliar, selancar ombak, balap sepeda, atletik, dan muaythai belum mengirimkan atlet. Panitia memberikan kesempatan tes susulan bagi atlet yang berhalangan hadir.
Risky menjelaskan, "Atlet yang berhalangan masih diberi kesempatan mengikuti tes kesehatan hingga sebelum pukul 10.00 WIB." Rangkaian tes dilanjutkan dengan psikotes di GOR FIK UNP pada Selasa (13/1/2026), dan tes fisik pada Rabu (14/1/2026) di lokasi yang sama.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, menegaskan bahwa tes atlet merupakan fondasi awal pembinaan prestasi. Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mendukung penuh langkah Bidang Binpres dalam menyiapkan atlet menuju Pelatda.










