Padang—Satu unit rumah tinggal dan sebuah depot air minum mengalami kebakaran hebat di kawasan Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Selasa pagi. Insiden tersebut menghanguskan bangunan permanen yang berfungsi sebagai tempat usaha sekaligus hunian warga, memicu kepanikan di tengah padatnya permukiman penduduk setempat.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang segera merespons laporan warga dengan mengerahkan sejumlah armada dan personel ke lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi saat api sudah membesar dan mulai merembet ke bagian bangunan yang lain. Berkat kesigapan tim di lapangan, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di sisi kiri dan kanan lokasi kebakaran.

Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan masuk sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung meluncur dengan membawa unit armada dan peralatan pemadam yang memadai untuk melakukan lokalisasi api.

“Kami langsung melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Fokus utama kami adalah memutus jalur api agar tidak terjadi perambatan lebih luas ke permukiman warga yang padat di kawasan ini,” ujar Rinaldi.

Dalam proses pemadaman tersebut, Damkar Kota Padang berhasil menyelamatkan aset berharga dengan estimasi nilai mencapai Rp1,2 miliar. Meskipun bangunan utama mengalami kerusakan berat, keberhasilan petugas dalam mengamankan area sekitar dinilai krusial guna mencegah kerugian material yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang menggemparkan warga Alai Parak Kopi tersebut.

Terkait penyebab munculnya api, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut melalui olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara mengarah pada adanya hubungan arus pendek listrik yang berasal dari salah satu bagian rumah. Namun, kepastian mengenai pemicu kebakaran tetap menunggu hasil investigasi komprehensif dari tim Inafis Polresta Padang.

“Kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran ini. Tim teknis di lapangan sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi serta memeriksa kondisi instalasi listrik di lokasi,” kata Kapolsek Padang Utara, Hendri.

Pemerintah Kota Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya terkait pengecekan instalasi listrik secara berkala. Penggunaan kabel yang tidak sesuai standar nasional Indonesia (SNI) serta penumpukan beban arus listrik yang berlebihan sering kali menjadi faktor pemicu utama kebakaran di wilayah perkotaan. Masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat Damkar jika melihat atau mengalami situasi serupa agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat guna meminimalisir dampak kerugian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *