Mentawai – Cabang Olahraga (Cabor) Kriket menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dua arena pertandingan yang berlokasi di Lapangan SP 1 dan SP 2 Tua Pejat kini telah mencapai tahap rampung 100 persen untuk digunakan pada 02 – 14 Oktober 2026.
Ketua Pengcab Kriket Kepulauan Mentawai, Rika, memastikan kesiapan infrastruktur tersebut saat meninjau lokasi bersama Ketua Pengawas Porprov, Prof. Syahrial Bachtiar, pada Rabu (30/9/2026).
“Alhamdulillah sepanjang ini sudah mulai siap persiapannya, dua venue yang pertama di SP satu dan SP dua, Alhamdulillah,” ujar Rika.
Sebagai upaya memacu prestasi, Pengcab Kriket Mentawai mendatangkan pelatih asal Malaysia, Coach Zeid, untuk melatih para atlet.
Coach Zeid, yang merupakan sosok di balik pembentukan Tim Kriket Sumbar pertama tahun 2012 di UNP, mengaku terkesan dengan progres atlet Mentawai setelah kembali ke daerah tersebut pasca 14 tahun.
“Perkembangan pasukan dan pemain dibandingkan dengan 14 tahun yang lalu saya melihat potensinya agak besar, boleh dikembangkan lagi. Terutama sekali pasukan wanitanya berpotensi untuk memperoleh pingat,” ungkap Coach Zeid.
Pelatih berlisensi internasional tersebut menaruh optimisme tinggi terhadap tim putri Mentawai yang baru pertama kali terjun di ajang Porprov.
“Ini buat pertama kalinya pasukan menyertai, Insya Allah dengan tekad dan usaha pasukan saya rasa pemain-pemain bisa memperoleh pingat, top three lah untuk kali pertama ni. Insya Allah,” pungkasnya.
Ketua Pengawas Porprov, Prof. Syahrial Bakhtiar, menegaskan bahwa kriket akan menjadi cabor pembuka dalam perhelatan olahraga tersebut.
Menurutnya, hasil peninjauan lapangan menunjukkan bahwa venue telah memenuhi standar untuk menggelar event tingkat provinsi.
Porprov XVI Sumbar 2026 sendiri mengangkat tema “Sumbar Hebat, Olahraga Juara” dengan kehadiran maskot kriket yang sudah terpampang di baliho utama di kawasan SP 2.











