Padang – Gubernur sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya gerakan PKK yang berdampak hingga tingkat nagari, kelurahan, dan desa. Hal ini ia sampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Provinsi Sumatera Barat 2025, Senin (17/11/2025).

Mahyeldi meminta PKK lebih peka terhadap isu generasi muda,ketahanan keluarga,dan ekonomi rumah tangga. Ia menilai PKK memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter generasi muda.

Gubernur mendorong kerja sama PKK dengan dinas Pendidikan dan perangkat daerah lain agar pembinaan keluarga lebih efektif.

Menurut Mahyeldi, ketahanan keluarga adalah benteng utama menghadapi narkoba, pergaulan bebas, dan masalah sosial. Perda Ketahanan keluarga dapat menjadi pedoman memperkuat lingkungan sosial di tiap nagari.

Mahyeldi menyoroti peran unsur adat seperti niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang. Ia berharap PKK memfasilitasi pertemuan rutin dengan unsur adat untuk menyelaraskan program dan memperkuat ketahanan sosial.

Ketua TP PKK Sumbar, Harneli Mahyeldi, menegaskan Rakerda ini sebagai momentum penyatuan langkah dari provinsi hingga nagari. PKK dituntut beradaptasi dengan tantangan zaman menuju Indonesia Emas.

harneli mendorong pengurus PKK lebih inovatif dalam menggali pendanaan melalui kerja sama dan CSR. ia meminta kabupaten/kota memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran PKK hingga tingkat kecamatan.

Ketua Pelaksana, Mutmar Yeny Dalmis, melaporkan Rakerda ini sebagai forum konsolidasi PKK provinsi dan kabupaten/kota. Agendanya meliputi evaluasi program, penyelarasan rencana kerja, penguatan kelembagaan, penetapan strategi prioritas, dan perumusan rekomendasi.

Rakerda ke-10 ini dihadiri sekitar 200 peserta,termasuk pengurus PKK provinsi,kabupaten/kota,ketua pokja,staf ahli,narasumber,dan undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *