Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menutup tahun 2025 dengan memberikan pinjaman kepada dua anak perusahaannya, PT Medco E&P Tomori Sulawesi dan PT Medco E&P Malaka, senilai total US$ 100 juta atau setara Rp 1,6 triliun.

Pinjaman ini diperoleh dari Australia and New Zealand Banking Group Limited.

Sekretaris Perusahaan Medco Energi, Siendy K. Wisandana, menjelaskan bahwa perseroan bertindak sebagai penjamin dalam perjanjian pinjaman tersebut.

"Perseroan memberikan penjaminan serta penanggungan atas pemenuhan kewajiban dalam perjanjian ini," ungkap Siendy dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/12/2025).

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Medco Energi juga telah mengucurkan pinjaman sebesar Rp 3 triliun kepada PT Medco LNG Indonesia (MLI) dan PT Satria Raksa Buminusa. Pinjaman ini diberikan tanpa bunga dan berlaku hingga 27 Oktober 2032.

Siendy memastikan bahwa pemberian pinjaman ini tidak akan berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional perseroan.

"Tidak terdapat dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional," tegasnya.

Sebagai informasi tambahan, pada 3 Juli 2025, Medco Energi juga memberikan pinjaman sebesar US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun kepada PT Mitra Energi Pelayaran.

Selain itu, pada 15 Mei 2025, Medco Energi menyuntik modal Rp 33 miliar ke PT Satria Raksa Buminusa (SRB), anak usaha yang bergerak di bidang jasa keamanan dan konsultasi. Pinjaman ini juga tanpa bunga dan berlaku hingga 31 Juli 2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *