Pesisir Selatan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan pada Sabtu (17/10/2026).

Keputusan ini diambil setelah tim gabungan berhasil menyelesaikan rangkaian penanganan pasca bencana yang melanda sembilan nagari di wilayah tersebut selama tujuh hari terakhir.

Selama masa tanggap darurat berlangsung, otoritas setempat telah mengoperasikan posko utama dan dapur umum yang dipusatkan di Kenagarian Sungai Pinang.

Dapur umum tersebut dikelola langsung oleh Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan untuk memastikan kebutuhan logistik warga terdampak tercukupi.

Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Agnes Dheno Arnes, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan bencana.

Ia secara khusus menyoroti kinerja Dinas Sosial PPPA Kabupaten Pesisir Selatan yang dinilai sangat sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Ilham Racmandsyah Putra, S.STP, bersama anggota Tagana, pagi, siang malam telah memberikan pelayanan untuk membantu masyarakat Tapan,” ujar Dheno.

Selain Dinas Sosial, Dheno juga memberikan penghargaan kepada TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pangan yang telah bekerja keras di lapangan.

Ia turut memuji peran aktif para wali nagari yang dinilai telah bekerja tanpa lelah dalam melakukan pendataan warga terdampak siang dan malam.

“Tanpa dukungan semua pihak, percepatan penanganan bencana di wilayahnya tidak akan bisa berjalan lancar,” tegasnya menutup keterangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *