Bandung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggandeng institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Kerja sama ini diwujudkan melalui pertemuan antara bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dengan Rektor ITB, Prof. Tata Cipta Dirgantara, di kampus ITB pada Rabu (29/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, ITB menawarkan Program Afirmasi yang memberikan peluang akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik dari Dharmasraya. Selain itu, ITB juga menyediakan aplikasi DesaNesha sebagai media konsultasi antara wali nagari dan akademisi ITB guna mendukung komunikasi dan pengembangan wilayah.

Annisa menegaskan pentingnya dukungan akademis dalam memastikan pembangunan di daerahnya berjalan terukur dan berkelanjutan. “Dharmasraya membutuhkan kajian mendalam agar dampak dan peluang pengembangan daerah dapat terukur dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah rencana strategis yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Di antaranya adalah pengajuan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan feeder tol serta kawasan industri.Selain itu, Pemkab juga merancang proyek industri biodiesel, fasilitas rice milling modern, serta pengembangan kawasan transmigrasi di Nagari Banai.

Menanggapi hal tersebut,pihak ITB menyatakan kesiapan memberikan pendampingan teknis dan inovasi teknologi untuk mendukung rencana-rencana tersebut. Mereka juga menawarkan skema pembiayaan pendidikan melalui beasiswa dari pemerintah daerah maupun program Corporate Social Obligation (CSR) perusahaan.

Kedua pihak sepakat mengikat komitmen kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), yang akan segera ditandatangani guna mempercepat implementasi program-program tersebut di tingkat perangkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *